by

KPU Cimahi: Jumlah Petugas yang Sakit Terus Bertambah

BandungKita.id, CIMAHI – Jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019 yang jatuh sakit di Cimahi terus bertambah. Bahkan tercatat dua petugas meninggal dunia.

Demikian diungkap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi, Mochammad Irman saat di temui di Gedung Graha Vidya Chandra, Senin (6/5/2019).

“Meninggal dua. Yang sakit ini terus bertambah mungkin udah daftar ke-20 yang dirawat, yang keluar-masuk. Itupun masi ada aja yang masih laporan,” sebut Irman.

Dua petugas yang tercatat meninggal, kata Irman, di antaranya warga Kelurahan Cigugur dan warga Kelurahan Melong.

“(Keduanya) itu sudah beres untuk mengurus hak waris santunan,” kata Irman.

BACA JUGA:

Lima Lokasi di Kota Bandung Ini Cocok untuk Ngabuburit, dari Gedung Sate hingga Bukit Doraemon

 

Satu Kecamatan Belum Selesai Rekapitulasi, KPU Cimahi Tetap Gelar Rapat Pleno

 

Irman mengatakan, pemerintah provinsi tengah menyiapkan santunan bagi ahli petugas yang meninggal dunia.

“Dari gubernur Rp 50 juta per ahli waris. Uangnya langsung ditransfer ke rekening mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, KPU pusat lanjut Irman, juga tengah menyiapkan santunan yang diputuskan Menteri Keuangan.

“Kalo KPU sedang diproses. Diputuskan langung oleh Menteri Keuangan. Nominalnya sekitar Rp 36 juta,” imbuh Irman. (Bagus Fallensky/BandungKita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment