oleh

Pelaku Hipnotis Berkeliaran di Garut, Seorang Penjaga Nitrogen Jadi Korban

BandungKita.id, GARUT – Nasib sial menimpa Diki (26) seorang penjaga pengisian ulang Nitrogen di SPBU Pasawahan Kecamatan Tarogong Kaler, Garut. Warga Desa Tanjung Kamuning Kecamatan Tarogong Kaler ini menjadi korban gendam atau hipnotis, Kamis pagi (9/5/2019).

Menurut Diki, yang sedang menjaga stand pengisian ulang nitrogen sang pelaku tiba-tiba datang langsung mengajak ngobrol tanpa mengenal sebelumnya. “Tiba-tiba pelaku ngajak ngobrol pas saya lagi jaga, nanya-nanya saya sekarang jaga dimana,” katanya.

Pelaku yang terus menanyakan soal pekerjaan korbanpun terus mengorek informasi tentang korban. Kata Dika, pelaku seolah-olah sudah faham soal keseharian korban.

“Dia (pelaku) tuh seolah sudah tahu kalau saya kerja disini, kapan selesai kerja,” katanya.

Awalnya kata Dika, pelaku menawakan menujual handphone kedapanya. Namun karena Dika tidak perlu makanya penawaran penjualan HP itu ditolak secara halus oleh Dika.

BACA JUGA:

Akses Jalan ke TPA Pasir Bajing Rusak, Pengangkutan Sampah di Garut Lumpuh

 

Baliho Kemenangan Prabowo-Sandi di Garut Dicopot, Begini Tanggapan Brigade 02

 

Pas beres ngobrol dia (pelaku) itu pergi. Datang lagi jam pukul 07.30 WIB,” katanya.

Kata Dika pelaku langsung tiba-tiba menyuruhnya untuk mengantarkan pelaku ke suatu tempat. Karena Dika sedang bekerja, Dika pun kembali menolak.

“Pas datang ngajak-ngajak ngobrol nyuruh anter ke Tanjung karena saya¬†enggak mau, lalu pundak saya langsung ditepuk, saya sadar ga sadar langsung menyerahkan kunci motor,” ucapnya.

Menurut Dika pelaku datang seorang diri tanpa membawa kendaraan, dirinya seolah sudah tahu bahwa dirinya sedang kurang istrahat.

“(Pelaku) datang sendiri, kan langsung bawa motor saya,” ucapnya.

Akibat pelaku hipnotis tersebut, Dika kehilangan kendaran sepeda motor Jupiter MX Z 4845 FW. (M Nur el Badhi/Bandungkita.id)

Editor: Dian Aisyah

Komentar