Sempat Melambung, Harga Bawang Putih Mulai Turun di Pasar Lembang

KBB, Terbaru1277 Views

BandungKita.id, LEMBANG – Setelah melambung beberapa hari lalu, harga bawang putih kembali turun. Sempat tembus di Rp. 90 ribu perkilo, hari ini berada di kisaran Rp. 55 ribu – Rp. 60 ribu perkilo. Meskipun harga turun, daya beli konsumen masih sepi.

Demikian disampaikan Okib (58), salah satu pedagang rempah-rempah di Pasar Panorama Lembang saat ditemui BandungKita.id, Kamis (9/5/2019).

“Sudah turun sejak dua hari lalu. Sekarang saya jual Rp. 60ribu. Kemarin-kemarin sampai Rp. 90ribu,” ujar Okib.

Meskipun begitu, diakuinya daya beli konsumen sepi. Dia menduga, masyarakat masih kaget dengan melambungnya harga bawang putih yang sempat melangit.

“Yang beli kayanya sih masih kaget sama harga bawang putih yang tinggi. Mungkin belum tau juga kalau harga bawang putih sekarang turun,” kata pedagang yang sudah berjualan sejak pasar didirikan itu.

Pada hari biasa dirinya mengaku mampu menjual 10 kilogram bawang putih dalam jangka waktu dua hari.

“Sekarang mah boro-boro. Ini aja belum ada yang beli bawang putih,” tuturnya.

BACA JUGA:

Waduuh! Pegawai Dinas PUPR KBB Protes Karena Gaji dan Tunjangan Mereka Belum Cair dan Selalu Terlambat

 

Tol Cisumdawu Dipastikan Bisa Dipakai Jalur Mudik Lebaran 2019

 

Menurutnya, harga bawang putih pada normalnya berkisar di harga Rp. 40 ribu per kilo.

“Harga naik dari pusatnya. Saya ngambil dari Pasar Caringin dari sananya udah naik,” tambah okib.

Senada dengan Okib, sepinya pelanggan bawang putih juga diungkap Fadli (20) pedagang rempah lainnya. Menurutnya, harga yang sempat melambung menjadi sebab sepinya pembeli bawang.

“Sekarang di sini harganya Rp. 55 ribu perkilo. Beberapa hari lalu Rp. 80 ribu,” ungkapnya.

Selain bawang putih, dirinya menyediakan bawang putih giling sebagai bahan bumbu masak. Dibanding dengan bawang putih, bawang putih yang sudah digiling lebih diminati karena harga yang lebih murah.

“Yang sudah digiling mah harganya Rp. 20 ribu perkilo,” imbuhnya.***(Bagus Fallensky/BandungKita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment