Hari Lingkungan Hidup Sedunia : Pemprov Jabar Belum Optimal Tingkatkan Kualitas Lingkungan

BandungKita.id, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat dinilai belum maksimal dalam mengurangi kerusakan lingkungan hidup terutama udara.

Demikian disampaikan, Direktur Walhi Jabar Meiki W Paendong dalam aksi peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day, di Halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (25/7/2019).

Baca juga:

LAPAN Sebut Kualitas Udara Jakarta Lebih Buruk Dibanding Bangkok dan Singapura

 

“Kalau kita mencermati data, kita liat indeks lingkungan Jabar itu terakhir berada di ranking 32 dari 34 provinsi. Kalau dinilai dari skala 0 sampai 100 Provinsi Jawa Barat itu mendapatkan angka 50, ini mencerminkan bahwa indeks kualitas lingkungan hidup Jawa Barat sudah buruk,” kata Meiki di lokasi.

Selain itu, Meiki juga mengatakan nilai kualitas udara di Jawa Barat berada di angka 70. Angka tersebut, kata Meiki menandakan bahwa kualitas udara untuk provinsi jabar ini masih sangat buruk.

“Tidak ada perbaikan lah dari tahun ke tahun, penyebabnya tentu aktivitas manusia, seperti kendaraan, kegiatan industri, pembakaran sampah, lalu juga ada proyek PLTU batu bara yang sudah beroperasi,” kata Meiki.

Baca juga:

Udara di Jakarta Masuk Terburuk di Dunia, Jokowi dan Anies hingga Ridwan Kamil Digugat

 

Meiki mengatakan, Pemprov Jabar khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan tidak sekadar menggelar peringatan seremonial. Namun, bisa ikut terjun secara kongkrit memperbaiki kualitas lingkungan di Jabar.

“Misal, melakukan pengawasan terhadap industri yang menggunakan batu bara, lalu juga kita mendesak agar izin baru terkait proyek PLTU Batu Bara ini juga dipertimbangkan kembali untuk tidak berikan,” kata Meiki.***(Tito Rohmatulloh/BandungKita)

Comment