by

Joko Anwar dan Kimo Stamboel Berkolaborasi, Film “Suzanna” Ratu Ilmu Hitam (1981) Dibuat Lagi

BandungKita.id, FILM – Ratu Ilmu Hitam kembali diangkat melalui cerita baru dari penulis Joko Anwar, bekerja sama dengan sutradara Kimo Stamboel. Untuk urusan dapur produksi, film Ratu Ilmu Hitam menjadi kolaborasi pertama sutradara Kimo Stamboel, spesialisasi film horor dan penulis Joko Anwar.

Ceritanya tak terlepas dari nilai-nilai kekeluargaan, seperti apda film-film yang ditulis oleh Joko Anwar sebelumnya. Soal proses kreatif dalam film, Kimo ikut berkonsultasi dengan paranormal atau mereka yang memiliki spesialisasi mengenai hal-hal dunia lain.

 

BACA JUGA :

Film “Si Manis Jembatan Ancol” Dibuat Baru, Ini Pemeran Utamanya

 

 

“Apakah hal-hal teror yang bisa dikulik, dari jauh beneran ada enggak, sih? Itu gue banyak konsultasi dan cerita, gue coba apply di film ini,” kata Kimo Stamboel di Kantor Rapi Film, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu 3 September 2019.

Kimo Stamboel dikenal dengan karya film horor yang tak biasa dalam visualisasinya seperti sentuhan gore, thriller, dan horor. Dia memastikan urusan sensor usia sudah pasti di atas 13 tahun, tapi masih berharap.

“Hopefully, 13 tahun enggak mungkin. Walaupun banyak pemain yang muda tapi subjeknya cukup dewasa. Family-nya kental sekali,” terang Kimo Stamboel.

Film Ratu Ilmu Hitam rilisan 1981 menuai kesuksesan sebagai film horor terbaik. Ratu Ilmu Hitam pernah meraih lima nominasi untuk aktris terbaik (Suzzanna), pemeran pembantu terbaik (W. D. Mochtar), penyunting terbaik, penata artistik terbaik, dan sinematografi terbaik dalam Festival Film Indonesia 1982.

 

Poster Film Original “RATU ILMU HITAM” yang dibintangi Suzanna (1981). (net)

 

Apakah film ini menjual cerita dan judul yang sama, Kimo menjamin cerita yang ada adalah garapan baru tanpa menghilangkan kesan kengerian dalam Ratu Ilmu Hitam versi sebelumnya.

“Totally new, tidak ada hubungannya dengan Ratu Ilmu Hitam pertama. Gua berusaha ambil essence cerita dari Ratu Ilmu Hitam tahun ’81 karena memang menurut gua essence itu cukup Indonesia sekali,” kata Kimo.

“This is very new konsep dari Ratu Ilmu Hitam, essence sang ratu tetap ada,” tegasnya.

Ratu Ilmu Hitam rilisan 1981 disutradarai Lilik Sudijo. Naskahnya ditulis Imam Tantowi dan dikembangkan bersama Subagio Samtani. Lilik Sudijo dulunya pertama kali menyutradarai film Gundala yang diangkat dari komik, Gundala saat itu diperankan Teddy Purba.

Di luar negeri, film ini dikenal dengan judul beragam seperti Queen of Black Magic di Amerika dan Exorcisme Noir di Prancis.

Film Ratu Ilmu Hitam kali ini diproduksi Rapi Film. Alasan membawa kembali cerita ini adalah untuk mengenalkan cerita Ratu Ilmu Hitam ke penonton generasi sekarang.

“Film originalnya seram banget, bikin takut. Jadi kita pingin bikin yang baru pakai essence dari yang lama, terus dibawa ke audience yang baru ini,” kata Sunil G. Samtani, produser eksekutif dari Rapi Film.

 

Jumpa pers film Ratu Ilmu Hitam di Kantor Rapi Film, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa, 3 September 2019. (istimewa)

 

Selain sejumlah pemain muda yang baru bermain dalam film horor, Ratu Ilmu Hitam melibatkan Ario Bayu, Hannah Al Rashid, Imelda Therinne, Miller Khan, Salvita DeCorte, Ade Firman Hakim, Ruth Marini, Yayu Unru, Putri Ayudya, Shenina Cinnamon, Gisellma, dan Muzakki. Film ini juga dibintangi Zara JKT48, Ari Irham, Giulio Parengkuan, Sheila Dara Aisha, dan Tanta Ginting.

Syuting film Ratu Ilmu Hitam dilakukan di daerah hutan kawasan Cirebon, Jawa Barat. Rencananya film ini bakal tayang akhir tahun 2019.***(Azmy Yanuar Muttaqien/BandungKita.id)

 

Dilansir dari berbagai sumber

Comment