by

Waduh! Lintasi Tiga Kabupaten, Sungai Cilamaya Tercemar Limbah Pabrik Mengandung Sianida 

-Uncategorized-

BandungKita.id, BANDUNG – Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Dedi Mulyadi angkat bicara soal pencemaran sungai Cilamaya yang membelah tiga Kabupaten yaitu Purwakarta, Subang, dan Karawang.

Dedi menuturkan perlu ada solusi jangka panjang dalam menyelesaikan masalah pencemaran sungai Cilamaya secara bersama-sama.

“Hasilnya kan tadi malahan ada unsur sianida yang cukup berbahaya, meskipun unsur positifnya juga ada, fosfat dan amoniak yang baik untuk pertanian sebagai pupuk,” jelasnya di Purwakarta Rabu, (16/10/2019).

Dedi pun memberikan solusi agar tidak ada lagi pabrik yang membuang limbah ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Cilamaya, yaitu dengan mendorong pembangunan instalasi pengolahan limbah komunal secara terintegrasi.

Dedi menghimbau, pabrik yang berada di aliran sungai Cilamaya untuk tidak membuang limbahnya ke sungai, tetapi melakukan pengelolaan bersama-sama melalui IPAL Komunal, lewat jaringan pipa yang berasal dari pabrik.

 

 

BACA JUGA :

Sungai Cileungsi dan Cilamaya Kian Tercemar, Pemprov Jabar Ambil Alih : Akan Tindak Industri Nakal

 

Antisipasi Potensi Banjir, Pemkot Bandung Minta Warga Ikut Bersihkan Sungai

 

 

“Dalam bentuk danau, bisa melalui danau yang sudah ada atau membangun yang baru, sehingga industri tidak membuang di sungai. Jaringan limbah industrinya melalui pipa, masuk ke pengelolaan limbah yang terintegrasi tersebut,” katanya.

Bahkan menurutnya, hanya perlu lahan satu sampai dua hektar untuk membangun IPAL. Dirinya akan mendorong tiga pemerintah daerah yang dilalui sungai Cilamaya untuk menganggarkan biayanya secara bersama-sama.

“Ya nanti tinggal dibagi tiga saja, untuk penganggarannya saya kira bisa, apalagi kan sungai tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat juga ya perlu lah ada perhatian dan respon dari ketiga pemerintah daerahnya,” jelasnya.

Sementara itu, Tim Laboratorium Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur menegaskan bahwa hasil uji laboratorium air DAS Cilamaya secara umum sangat tercemar.

Asisten Manajer Laboratorium PJT II Jatiluhur, Leni Mulyani mengatakan, pihaknya diminta oleh anggota DPR RI Dedi Mulyadi untuk memeriksa kualitas air Sungai Cilamaya.

“Dari sampel air yang diambil di empat titik DAS Cilamaya, secara umum hasilnya sama, bahwa air sungai tersebut secara umum tercemar. Meski ada plus minusnya,” ujar Leni. (Tito Rohmatulloh/BandungKita.id)

 

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Comment