by

Sungai Cileungsi dan Cilamaya Kian Tercemar, Pemprov Jabar Ambil Alih : Akan Tindak Industri Nakal

BandungKita. BANDUNG – Sejumlah Industri nakal yang diduga mencemari sungai Cileungsi, Bogor dan Sungai Cilamaya, Karawang akan ditindak.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Jawa Barat Bambang Riyanto. Perilaku industri yang membandel lantaran terus membuang limbah, membuat Pemrpov Jabar harus turun tangan.

BACA JUGA :

8 Lubang Saluran Pembuangan Air Limbah Tak Bertuan Dicor Satgas Sektor 7

 

Soal Limbah Cair di Cimenyan, DLH Jabar Serahkan Laporan ke Pemkab Bandung

 

“Sebelum Ombudsman memanggil, Pak Gubernur sudah pmerintahkan untuk turun tangan ke sungai-sungai bermasalah di Jawa Barat, seperti Cileungsi dan Cilamaya,” kata Bambang di Gedung Sate, jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (2/10/2019).

Bambang mengatakan, pemda Bogor sudah kewalahan tangani industri nakal itu, Sehingga Ombudsman meminta agar Pemprov Jabar cepat turun tangan. Bambang menyebut, Karawang menjadi daerah terdampak yang paling parah.

“Cilamaya yang alurnya melewati Karawang, Subang dan Purwakarta sudah sangat parah,” lanjut Bambang. Meski demikian, setelah melakukan peninjauan, sungai Cileungsi pun tidak kalah parah.

BACA JUGA :

Balai Khusus Penanganan Limbah B3 akan Tindak Industri Nakal

 

Ancaman Limbah Cair di Kampung Sawah dan Ironi Kawasan Bandung Utara

 

Lanjut Bambang, rencana aksi di lapangan juga telah disiapkan, diantaranya memeriksa industri-industri di dua sungai tersebut yang diduga sebagai pelaku pencemaran. “Sementara dari data yang kita miliki di Cileungsi 56 industri sedangkan Cilamaya 26 industri yang terindikasi mencemari,” katanya.

Bambang memastikan data ini akan terus berkembang setelah pihaknya terjun memeriksa ke lapangan.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada payung hukumnya, maka pembenahan pun siap dilakukan. Dengan anggaran yang sebelumnya tidak ada, tapi kita harus bisa mengatasi pencemaran secepatnya,” ujar Bambang. (Tito Rohmatulloh/BandungKita.id)

 

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Comment