oleh

Hari Ke-2 Operasi Zebra Lodaya 2019, Polda Jabar Catat 9.731 Pelanggaran

BandungKita.id, BANDUNG – Operasi Zebra Lodaya 2019 sudah 2 hari berlangsung di wilayah hukum Polda Jawa Barat, ribuan penindakan telah dilakukan aparat.

Hari pertama, Rabu (23/10/2019) Polda Jabar dan jajarannya telah menindak pelanggaran sebanyak 9.731 kali. Dibanding tahun sebelumnya, pada hari yang sama angka ini mengalami kenaikan hingga 35 persen.

 

BACA JUGA :

Operasi Zebra Lodaya Dimulai Hari Ini hingga 5 November, Ini yang Jadi Sasaran Razia Polisi

 

 

Angka tilang di hari pertama Operasi zebra Lodaya 2019 juga mengalami kenaikan sebesar 3 persen. Tahun ini ada 7.292 tilang, adapun tahun lalau hanya 5.609 tilang saja.

“Tidak hanya melakukan penindakan pelanggaran dan tilang, Polda Jabar dan jajaran juga memberi teguran kepada para pelanggar lalu lintas yaitu sebanyak 2.439 teguran, hal ini mengalami kenaikan sebesar 50% dengan tahun sebelumnya yang hanya 1.625 teguran,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombespol Truno Yudo Wisnuandiko, Jumat (25/10/2019).

Adapun, sasaran utama pada Operasi Zebra Lodaya 2019 adalah Pengemudi yang tidak memiliki SIM, SIM tidak sesuai dengan kendaraan/peruntukannya, pengguna sepeda motor yang tidak menggunakan Helm SNI, dan pelanggaran melawan arus.

 

BACA JUGA :

Inilah 7 Tips Ampuh Hindari Tilang. Hanya Butuh Kemauan dan Sedikit Keyakinan!

 

 

Kemudian penggunaan Handphone saat berkendara, berkendara dibawah pengaruh alkohol, berkendara melebihi batas kecepatan, pengendara dibawah umur, pelanggaran surat kendaraan, dan mengendarai kendaraan tidak menggunakan sabuk keselamatan.

“Kecelakaan Lalu Lintas yang terjadi pada hari pertama Pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2019 sebanyak 2 kasus, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2018 sebanyak 7 kasus, terjadi penurunan sebanyak 5 kasus atau 71 persen,” papar Truno

Adapun, korban meninggal dunia pada pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2019 sebanyak 1 orang, dibandingkan dengan Operasi Zebra Lodaya 2018 sebanyak 2 orang, terjadi penurunan 1 orang atau Turun 50 persen. (Tito Rohmatulloh/BandungKita.id)

 

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Komentar