by

Sudah Terkonfirmasi, 4.000 Motor Harley Akan Banjiri Bandung Bike Vaganza 2019

BandungKita.id, BANDUNG – Ribuan bikers dengan motor Harley Davidsonnya dari seluruh pelosok nusantara dipastikan akan datang untuk membanjiri event Bandung Bike Vaganza (2019) di Kota Bandung pada tanggal 22 November hingga 24 November 2019 mendatang. Tercatat hingga saat ini, ada sekitar 4000 motor Harley Davidson yang telah terkonfirmasi datang ke event tersebut.

Ketua Pelaksana BBV 2019 dan Rakernas HDCI 2019 Bandung, Ronny Roncho mengatakan, event BBV 2019 merupakan event yang diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan Rakernas HDCI 2019 yang digelar di Hotel Horisson pada 22-23 November 2019.

“Motor Harley Davidson yang sudah terkonfirmasi akan datang di event ini ada 4.000 unit dari 65 pengcab HDCI di seluruh Indonesia dan 127 club se-Indonesia,” ujar Ronny pada saat konferensi pers di Bikerland, Click Square, Naripan, Kota Bandung, Sabtu (26/10/2019).

 

BACA JUGA :

Catat Tanggalnya! Rakernas Harley Davidson Club Indonesia Akan Digelar di Bandung

 

 

Dinamakan Vaganza, kata dia, karena event tersebut akan mengusung tema Back To 90’s. Event BBV 2019 sendiri nantinya akan dipusatkan di Jalan Naripan, Kota Bandung. Event tersebut, kata dia, akan dimeriahkan oleh berbagai pertunjukkan hiburan musik dari era 80 hingga 90-an, DJ Performance, hingga suguhan musik dari band papan atas era 90-an, Java Jive.

“Nanti juga bakal ada pameran motor Harley Davidson modifikasi dalam event ini. Tentunya para bikers seluruh Indonesia bisa melihat-lihat,” kata dia.

Menurut Ronny, event BBV 2019 tersebut tak hanya bisa dinikmati oleh para bikers. Masyarakat umum juga bisa datang dan ikut berpartisipasi untuk memeriahkan event. Sebab, HDCI Bandung menggelar event BBV tujuannya selain untuk menyemarakkan Rakernas 2019, juga sengaja ingin mengangkat potensi wisata, kuliner, dan kebudayaan Sunda.

 

Ketua HDCI Bandung, Glenarto (tengah), Ketua Pengda HDCI Jabar, Jonni BS Nugroho (bertopi) dan Wakil Ketua HDCI Bandung, Ronny Roncho (kacamata) saat memberikan keterangan kepada awak media seusai konferensi pers di Bikerland, Click Square, Naripan, Bandung, Sabtu (26/10/2019). (R Wisnu Saputra/ BandungKita.id)

 

Salah satu implementasinya, kata dia, panitia pelaksana menyediakan 53 booth stand yang akan dijadikan tempat memajang dan menjual berbagai produk kuliner serta souvenir khas Sunda. Sehingga, event BBV 2019 itu tidak hanya acara otomotif saja.

“Jadi boothnya nanti tidak hanya diisi spare part, apparel bikers, merchandise dan apa saja yang berbau otomotif. Tapi kami juga komitmen untuk mengenalkan potensi pariwisata, kuliner, dan kebudayaan khas Sunda. Jadi masyarakat umum pun bisa datang.”

“Untuk sisi pariwisata, dengan adanya event ini, banyak hotel-hotel di dekat spot event kamarnya sudah habis terpesan. Kami ingin event ini bisa bermanfaat dan bisa berdampak positif bagi masyarakat, Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat,” tambah dia.

 

BACA JUGA :

Terjaring Operasi Zebra, Pengendara Moge Ini Menolak Ditilang Polisi

 

 

Sementara itu Ketua Pengda HDCI Jawa Barat, Jonni BS KS menuturkan, event BBV 2019 memiliki perbedaan dengan event-event lainnya yang kerap digelar oleh HDCI, seperti Bike Week maupun Bike Festival. Menurut Jonni, event BBS ini lebih ke event untuk berkumpul, bersenang-senang, sekaligus silaturahmi antar bikers.

“Beda, ini arena berkumpul santai para bikers. Fullday dengan musik. Event ini sekaligus memfasilitasi para bikers HDCI yang tidak ikut serta dalam Rakerns 2019,” kata dia.

Senada dengan Ronny, Jonni pun berharap event BBV 2019 ini bisa ikut andil dalam memperkenalkan segala bentuk potensi yang dimiliki oleh masyarakat Sunda yang ada di Jawa Barat. Tak hanya itu, Jonni berharap event ini bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Pemkot Bandung.

“Semoga event ini memberi dampak positif bagi Kota Bandung, terutama masyarakat Kota Bandung sendiri. Karena secara tidak langsung, event ini mengangkat potensi-potensi yang dimiliki Pemkot Bandung khususnya dan masyarakat Sunda pada umumnya,” ucap Jonni.(R Wisnu Saputra/BandungKita.id)

 

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Comment