by

Perketat Prokes, Sekolah yang Laksanakan PTM Terbatas di KBB Kian Bertambah

BandungKita.id, KBB – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat tengah giat melakukan supervisi di tengah pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Bandung Barat.

Pasalnya, hal itu dilakukan guna mengetahui perkembangan kondisi pelaksanaan PTM terbatas di masing-masing sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Bandung Barat, Asep Dendih mengatakan, pelaksanaan PTM terbatas di KBB sudah dimulai sejak 20 September 2021 dan masih terus dalam pengawasan Disdik Bandung Barat.

“Di awal pelaksanaan PTM terbatas jumlah sekolah yang mulai dibuka sebanyak 472 sekolah, antara lain SD 102 sekolah, SMP 35 sekolah, PAUD 66 sekolah dan Satuan Paud Sejenis (SPS) 34 sekolah,” katanya, Rabu 29 September 2021.

Ia menjelaskan, hingga saat ini berbagai tahap perizinan yang dilakukan oleh sekolah yang melaksanakan PTM terbatas berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan.

Tak hanya itu, sambung dia, saat pihaknya melakukan supervisi untuk melihat kegiatan di masing-masing sekolah seluruh pelaksanaan verifikasi telah dilakukan sesuai dengan yang diharapkan.

Baca Juga:

Ade Sudrajat Resmi Pimpin DPD Partai Nasdem KBB

Rapat Pleno Pengurus DPD Nasdem KBB Sempat Diwarnai Ricuh, Ini Penyebabnya!

Ramalan Cuaca Kota Bandung Hari Ini, Rabu 29 September 2021

“Dari pantauan kami, verifikasi dari jenjang SD, PAUD, TK dan Kober di tingkat kecamatan juga berjalan sesuai harapan,” jelasnya.

Selain itu, sambung dia, untuk jenjang SMP verifikasi dilakukan melalui kecamatan yang nantinya akan keluar izin bersama juga telah sesuai dengan yang ditentukan dalam surat edaran (SE) Sekretaris Daerah (Sekda).

“Alhamdulillah pertanggal 27 September ini, untuk sekolah yang melakukan PTM terbatas mengalami penambahan,” ujarnya.

Ia menyebut, penambahan jumlah sekolah untuk jenjang SD bertambah 76 sekolah, sehingga total yang melaksanakan PTM terbatas sebanyak 548 sekolah.

“Saat ini yang masih dalam proses untuk perijinan dan pelaksanaan proses tinggal 135 sekolah,” sebutnya.

Selanjutnya, untuk jenjang SMP dari 102 sekolah bertambah 98 sekolah, sehingga total yang sudah buka sebanyak 183 sekolah.

“Alhamdulillah jenjang SMP tinggal 85 sekolah yang beproses untuk melaksanakan proses perijinan dan persiapan pelajaran berikutnya,” tambahnya.

Dari hasil pantauan kemarin, lanjut dia, pelaksanaan PTM terbatas berjalan dengan lancar. Meski sebelumnya beredar isu soal adanya klaster baru sekolah di Jawa Barat, pihaknya memastikan hingga saat ini tidak ditemukan klaster COVID-19 dari seklah di Bandung Barat.

“Kami pun selalu tetap mengingatkan kepada seluruh unsur baik disekolah melalui Gugus Tugas COVID sekolah, kepala sekolah, komite sekolah dan seluruh unsur stakeholder di sekolah agar memperketat penggunaan prokesnya,” tandasnya. (Tim BandungKita.id) ***

Comment