Terlihat Bosan Ditanya Hal Lain, Namun Saat Bahas Ganjar, Gibran Semangat dan All Out

Advertorial, Opini252487 Views

Bandungkita.id, SOSOK – Gibran sangat tertarik ketika bicara soal Ganjar Pranowo. Pemandangan itu kelihatan sekali dari wawancaranya dengan Fristian Griec.

Gibran menggambarkan perjalanan selama 2 tahun sebagai Walikota Solo dengan sangat baik. Meski selalu dikatakannya sendiri sebagai hal yang biasa-biasa saja. Dia menyerahkan kepada rakyat Solo mengenai penilaiannya. Meski telah banyak pembangunan telah ia lakukan untuk mempermak wajah Solo.

Dilihat dari jumlah kunjungan wisatawan waktu lebaran kemarin di Solo, semakin banyak saja dan makin ramai. Latar belakang anak muda itu sebagai pengusaha yang kemudian memutuskan jadi politisi ini cukup unik. Selama masa kampanye, Gibran dan tim membuat visi misi walikota dan mengeksekusinya sebagai masukan warga.

Masukan warga terutama anak muda ditampung dan dieksekusi. Yang di depan mata dan bisa dilakukan, dikerjakan. Gibran memberikan keterlibatan kepada anak muda dan warga. Salah satunya, membuat Lokananta yang adalah pusat kreativitas anak muda Solo.

Kepemimpinan Gibran sendiri sebetulnya mengikuti keinginan warga. Gibran dianggap sebagai walikota sebagai hal yang tidak biasa. Hanya karena ia anak presiden Joko Widodo. Tapi Gibran tidak terlalu memikirkan itu.

Video Pilihan:

Gibran mengaku, lebih suka menjadi pengusaha ketimbang politisi. Pertama uang lebih banyak, waktu untuk keluarga juga lebih banyak. Bahkan jadi politisi, melaporkan LHKPN saja malah dianggap mencuri uang.

Dia merasa jadi walikota Solo, adalah hal yang biasa. Gibran bahkan mengaku, meski banyak prestasi yang dicapai, tapi ia masih merasa di bawah standar.

Menganggap diri biasa-biasa saja, namun memiliki suara elektabilitas 2,7 persen di atas Mahfud MD, Erick Thohir, AHY dan Puan. Gibran ini adalah orang yang terkesan sembarangan bicara, tidak terlalu menghargai pertanyaan yang berkualitas dari pewawancara.

Gibran mengatakan bahwa dia merasa wawancara dengan Fristian Griec itu lama sekali, dan dia cenderung memutuskan ingin pergi saja. Bagi saya, ini adalah cara-cara elegan Gibran. Mungkin untuk memberikan kesan, bahwa dia memang tidak tertarik dalam berpolitik.

Menurut Gibran sendiri, dia adalah sosok yang apa adanya. Dia mengatakan bahwa dia pun bukan satu-satunya kader muda. Ada yang lebih muda dari PDI-P. Banyak anak muda di parpol berlambang banteng itu diberikan ruang untuk berkontestasi.

Ketika ditanya dukungan siapa, Gibran dukung orang yang pasti menang. Maka dari sini dia mengatakan bahwa yang pasti, Ganjar Pranowo. Dia akan all out untuk Ganjar Pranowo sebagai kader PDI-P. Gibran akan kerja keras untuk Ganjar Pranowo.

Wujud konkrit dukungan Gibran kepada warga dan partai adalah untuk menjadi tim sukses Ganjar Pranowo. Ketika sudah masuk masa kampanye, Gibran mengakui baru menjalankan tugasnya saat ditunjuk oleh partai.

Strategi kampanye internal PDIP pun sudah diberikan Puan Maharani sebagai ketua tim pemenangan kepada Gibran.

Pengikutsertaan DPP PDIP kemudian mengajak Gibran untuk berperan lebih lagi di pilpres 2024. Gibran pun bersemangat setelah selama ini menunggu arahan dari petinggi partai. Inilah yang disebut sebagai totalitas kepada partai dan rakyat.

Mimpi seorang Gibran adalah untuk memenangkan Ganjar Pranowo di waktu-waktu terdekat ini. Ini adalah salah satu yang menjadi kekuatan Gibran tetap berada di Solo. Mendukung Ganjar Pranowo.

Menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai politisi muda, dan memenangkan Ganjar Pranowo sebagai presiden adalah mimpi terdekatnya. Baru kemudian jika nanti terwujud, ia boleh jadi pemain profesional Mobile Legend.

Ketika Gibran ditanya soal apakah dirinya sendiri ingin jadi Presiden, dia kelihatan tidak tertarik menjawabnya. Namun ketika Gibran ditanya soal memenangkan Ganjar, dia mengatakan dengan semangat. Menangkan Ganjar!

(Nur Abadi)

Comment