Jalan Hampir Putus, BPBD Tuding Tugas PUPR KBB, KALAK: “Sudah Bukan Kewenangan”

NewsKita, Peristiwa121885 Views

Warga dan Kepala Desa Tengah siapkan Surat ke PUPR Wilayah IV Atau BBWS: “Mohon Bantuan”

Sabtu, 25 Oktober 2025 | Cililin, Bandung Barat . Jalan utama di Jl Raya Cililin, tepatnya di Kampung Sukatani RT03/RW05, Desa Cililin, amblas parah akibat longsor. Lubang besar menganga di tengah badan jalan, mengancam keselamatan warga dan mengganggu mobilitas harian. Di bawahnya, puluhan rumah warga berdiri di tepi jurang baru yang menganga, terancam runtuh jika hujan kembali turun.

Menurut warga, gorong-gorong yang berada di bawah jalan tersebut dibangun sekitar tahun 1984 dan telah beberapa kali mengalami kerusakan serupa. “Sudah sering amblas, tapi cuma ditambal. Sekarang makin parah, nggak adabtahanan atqu beronjong dibawahnya kang,” ujar Dedi (47), warga sekitar.

Kepala Pelaksana BPBD KBB, Asep Sihabudin, menyatakan bahwa penanganan permanen bukan lagi menjadi kewenangan BPBD. “Ini sudah masuk ranah teknis infrastruktur. Kami sudah koordinasi, dan ini menjadi tugas Dinas PUPR,” ujarnya.

Merespons situasi genting tersebut, Pemerintah Desa Cililin mengirimkan surat resmi kepada Kepala Dinas PUPR Wilayah IV pada 10 November 2025. Dalam surat bernomor 500/209 Pemdes itu, Kepala Tedi Kusnaedi mengajukan permohonan bantuan berupa 3 unit box culvert ukuran 80×100 untuk dipasang di lokasi longsor. Surat tersebut juga ditembuskan kepada Gubernur Jawa Barat dan Bupati Bandung Barat.

“Kami selaku Pemerintah Desa Cililin mengajukan permohonan bantuan (hibah) Box Culvert ukuran 80×100 sebanyak 3 (tiga) unit untuk dipasang di lokasi longsor tersebut. Mohon dapat direalisasikan,” tulis Dadang dalam suratnya.

Langkah ini menunjukkan bahwa warga dan pemerintah desa tidak tinggal diam. Mereka bergerak cepat, menuntut perhatian dan tindakan nyata dari instansi teknis yang berwenang. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas PUPR Wilayah IV maupun PUPR KBB. Alasan sementara keterbatasan dana. (dhomz/BandungKita.id)

Comment