Dispora Kabupaten Bandung Janji Bentengi Dana Porprov 2026 dengan Audit Berlapis dan Tim Verifikasi Khusus

SOREANG, Bandungkita.id – Menanggapi aspirasi dan pengingat dari berbagai kalangan mengenai tata kelola anggaran hibah, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung bergerak cepat. Bukan hanya mengusung optimisme untuk meraih prestasi di Porprov XV Jawa Barat 2026, Dispora kini telah menyiapkan “pagar” administratif yang sangat ketat guna menjamin akuntabilitas keuangan daerah.

Kepala Dispora Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, SH., M.Si., menegaskan bahwa semangat Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung harus menjadi titik balik profesionalisme olahraga. Ia menjamin bahwa setiap sen dana yang dikucurkan akan berbanding lurus dengan keringat para atlet di lapangan.

“Kami menyambut baik setiap masukan sebagai bentuk cinta masyarakat terhadap olahraga. Optimisme kami untuk meraih kesuksesan di Porprov 2026 didasari oleh landasan yang kuat. Kami ingin memberikan kado terindah bagi masyarakat Kabupaten Bandung, yakni sukses prestasi yang dibarengi dengan sukses administrasi yang bersih tanpa celah,” ujar Dicky Anugrah kepada Bandungkita.id, Selasa (21/4/2026).

Untuk memastikan transparansi tersebut bukan sekadar retorika, jajaran Sekretariat Dispora telah menyusun skema pengawasan yang lebih progresif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sekretaris Dispora (Sekdispora) Kabupaten Bandung menjelaskan bahwa pengawasan anggaran kali ini akan dilakukan secara real-time dan melekat. Hal ini merupakan langkah preventif agar tidak ada lagi penyimpangan penggunaan anggaran di luar peraturan yang berlaku.

“Sebagai langkah strategis dalam pengawasan dan pengendalian penggunaan anggaran agar sesuai dengan peraturan, Dispora Kabupaten Bandung telah membentuk Tim Verifikasi Penggunaan Anggaran Hibah. Selain itu, kami juga melakukan pendampingan langsung di internal KONI dengan pembentukan Badan Audit Internal (BAI)”, tegas Sekdispora.

Kehadiran BAI di dalam tubuh KONI diharapkan mampu mendeteksi potensi kesalahan administrasi sejak dini, jauh sebelum menjadi temuan pihak luar. Dengan adanya Tim Verifikasi dari Dispora, setiap pengajuan dan penggunaan anggaran hibah akan melewati skrining berlapis.

Langkah ini diapresiasi sebagai terobosan besar dalam memutus rantai birokrasi yang tidak produktif dan mencegah “hantu” anggaran masa lalu muncul kembali. Dicky Anugrah meyakini bahwa dengan sistem yang “sehat”, para atlet dan pelatih akan jauh lebih fokus dalam mengejar target medali.

“Jika sistem keuangannya sehat, maka mentalitas juaranya juga akan kuat. Kita sedang membangun peradaban olahraga yang profesional di Kabupaten Bandung. Inilah makna sesungguhnya dari Bandung Bedas; kuat dalam prestasi, tangguh dalam integritas,” pungkas Dicky.

Dengan sistem pengawasan yang kini lebih ketat dan transparan, Dispora optimis target masuk dalam jajaran elit klasemen Porprov XV Jabar 2026 akan tercapai. Sinergitas antara Dispora dan KONI kini tidak lagi hanya soal teknis pertandingan, melainkan kolaborasi dalam menjaga marwah dan kehormatan daerah di mata hukum maupun prestasi. (red/bk)

Comment