BandungKita.id, BANDUNG – Jumlah pemilih di Kota Bandung mengalami peningkatan dari ajang pemilu sebelumnya pada tahun 2014 lalu. Peningkatan tersebut dilatarbelakangi banyaknya pendatang baru di Kota Bandung.
Pada pemilu 2019 yang akan berlangsung delapan hari lagi, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Bandung berada di angka 1.739.297 pemilih. Jumlah ini meningkat dibandingkan saat Pemilu 2014 yaitu sebanyak 1.664.703 pemilih.
“Selain itu, juga kota Bandung menjadi kota terbanyak pengajuan formulir A5 yakni sebanyak 15.731 pemilih, pengajuan ini akan di tutup pada 10 April mendatang,” kata Komisioner Divisi Perencanaan Program dan Data Informasi Komisi KPU Kota Bandung, Adi Prasetyo dalam Bandung Menjawab di Taman Sejarah Jalan Aceh, Kota Bandung, Selasa (9/4/2018) lalu.
Adi juga menyebut, adanya perbedaan aturan dalam DPT dan DPT Tambahan (DPTb) pada pemilu kali ini juga menjadi salah satu pertimbangan agar para pendatang lebih disarankan mencoblos di kampung halamannya.
“Kalau yang pendatang kan ga bisa milih legislatif, cuma milih presiden jadi disarankan nyoblos di tempat tinggalnya masing-masing, karena menyesuaikan dengan administrasi kependudukan masing-masing” kata Adi.
BACA JUGA:
Pengeroyok Haringga Dituntut 7 Hingga 11,5 Tahun Bui
Forum Netralitas ASN Serahkan Temuan ASN Tak Netral Ke Bawaslu
Adi mengklaim, kesiapan pelaksanaan pemilu di Kota Bandung sudah cukup matang. Meski pendistribusian logistik tingkat kecamatan masih belum rampung.
“Persiapan jelang Pemilu di Kota Bandung saat ini sudah mencapai 90%. Saat ini, kami sedang fokus merampungkan distribusi logistik di kewilayahan,” ujar Adi.
Selain itu, bagi para pemilih yang mengalami sakit sehingga tidak memungkinkan datang ke TPS pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit agar membuat TPS Khusus.
“Kami sudah koordinasi dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dan Rumah Sakit Santosa, dan mendapat respon positif, semoga warga Bandung semuanya bisa benar-benar menyalurkan hak suaranya,”sambung Adi.
Dilokasi yang sama, kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung, Fredy Ligaswara memastikan suasana pemilihannya kota Bandung berjakan kondusif dengan berkoordinasi bersama stakeholder.
“Kami sudah melakukan cipta kondisi dengan merangkul KPU, Bawaslu, dan aparat keamanan dengan tujuan menjaga Kota Bandung kondusif saat Pemilu 2019 ini,” ujar Pungkasnya. (Tito Rahmatullah/BandungKita.id)
Editor: Dian Aisyah





Comment