BandungKit.id, BANDUNG – Penyelundupan 1 kilogram sabu dari seseorang berinisial RM dari jaringan pengedar asal Malaysia berhasil digagalkan Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat.
Penemuan barang haram itu dibantu oleh seekor anjing pelacak (K9) bernama Barack saat penyergapan di exit tol Cigembong. Barack menemukan sabu itu di jok mobil.
“Personel K9 langsung mengendus bagian jok depan kiri yang diduduki RM. Di bawah tempat duduk itulah, tersangka menyimpan satu kilogram sabu,” kata Kepala BNN Jabar Brigjen Sufyan Syarif
dalam keterangan tertulis yang terima Bandungkita, Rabu (28/9/2018).
Baca juga:
Bae Cukai Bandung Gagalkan Penyelundupan 1,5 Kilogram Sabu Oleh Warga Afrika
Terungkapnya kasus ini berawal dari informasi adanya pengiriman paket sabu pada Rabu (21/8/2019) lalu di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Kabupaten Sukabumi. Petugas lantas membuntuti mobil yang ditumpangi RM (30) dan MDR (21).
“Mobil kita ikuti dari Jakarta Barat,” ucapnya.
Sabu-sabu satu kilogram itu dikemas menggunakan kertas alumunium dan dibungkus oleh plastik. Berdasarkan interogasi di lapangan, barang haram itu akan diedarkan di Jabar.
“Barang bukti ini rencananya akan diedarkan di wilayah Jabar,” kata dia.
Baca juga:
Januari Hingga April 2019, BNN Jabar Sita 95 Kg Ganja dan 20,5 Kg Sabu
Sementara itu, Kabid Pemberantasan BNN Jabar Kombes Roby Karya Adi menambahkan setelah menangkap RM dan MDR, petugas mengembangkan kasus tersebut. Tim bergerak menuju ke rumah kontrakan mereka.
Saat melakukan penggeledahan tersebut, satu pria berinisial DH (22) tiba-tiba datang ke kontrakan tersebut. DH diketahui masih satu kelompok dengan RM dan MDR.
“Dia (DH) datang ke rumah RM untuk mengecek keberadaan paket sabu. Kebetulan kita sedang di rumah RM dan kita tangkap yang bersangkutan. Ada barang bukti sabu sisa pakai di tangan DH,” ucap Roby.
Dari kontrakan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa alat timbangan digital dan plastik ukuran kecil. Menurut Roby, rencananya sabu tersebut akan diedarkan di Jabar dengan kemasan paket kecil. (Tito Rohmatulloh/BandungKita.id)





Comment