Pantas Hilang di Jamuan makan Durian Apkasi, Syah Afandin ‘Ondim’ Terjaring OTT KPK

Asyik Kasak-Kusuk di Jamuan Durian, Bupati Langkat Ondim Tak Sadar Rumahnya Dikepung KPK Tengah Malam!

JAKARTA, BANDUNGKITA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menghentak publik lewat operasi senyap di Sumatra Utara. Bupati Langkat periode 2025-2030, Syah Afandin yang akrab disapa Ondim, resmi terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Kamis malam (2/7/2026).

Bersama enam orang lainnya, sang kepala daerah diamankan dengan barang bukti uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang diduga kuat merupakan pemulus proyek di lingkungan pemerintahan daerah.

​Informasi yang dihimpun redaksi mengonfirmasi bahwa operasi kilat ini dilancarkan secara paralel di tiga wilayah strategis, yakni Kabupaten Langkat, Kota Binjai, dan Kota Medan. Ondim sendiri tak berkutik saat tim satgas anti-rasuah mendatangi kediaman pribadinya di Medan pada tengah malam.

Ironisnya, penangkapan ini mencuat di tengah desas-desus kasak-kusuk para elite kepala daerah dalam sebuah jamuan makan durian yang santai, kontras dengan pergerakan senyap penyidik yang telah mengendus adanya transaksi lancung.

​Plt. Juru Bicara KPK dalam keterangan awalnya menegaskan bahwa total ada tujuh orang yang diamankan dalam rangkaian OTT tersebut. “Benar, tim bergerak sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari. Selain kepala daerah aktif, kami juga mengamankan satu orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Pemkab Langkat serta lima orang dari pihak swasta yang bertindak sebagai kontraktor,” jelasnya saat dikonfirmasi pada Jumat siang (3/7/2026).

Berdasarkan data awal penyelidikan, penangkapan Ondim berkaitan erat dengan dugaan penerimaan hadiah atau janji (fee proyek) terkait pengadaan barang dan jasa.(Red/Bk)

Comment