by

Gelar Wisuda ke-28, Ketua STMIK Bandung Imbau Sarjana Terus Berinovasi Untuk Bangsa

BandungKita.id, BANDUNG – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bandung menggelar Wisuda Angkatan 28 di Grand Ball Room Hotel Bidakara Grand Savoy Homan, Jalan Asia Afrika, Nomor 112, Kota Bandung, Selasa (19/2/2019).

Wisuda yang digelar sejak pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dengan diikuti 121 peserta, yang terdiri dari 42 mahasiswa Jurusan Teknik Informatika, dan 79 mahasiswa Sistem Informasi.

Pantauan di lokasi, sejumlah peserta wisuda beserta kerabat mulai berdatangan sejak pagi. Prosesesi diawali dengan tarian tradisional, kemudian penyambutan jajaran Senat STMIK Bandung. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan surat keputusan wisuda, dan pidato.

Dalam pidatonya, Ketua STMIK Bandung, Dr Abdurrahman menuturkan Sarjana Informatika dan Komputer punya kesempatan yang begitu luas untuk terus berkreativitas.

“Zaman teknologi sekarang, indikatornya adalah kecepatan dan ketepatan, dalam bidang bisnis terutama. Ini kesempatan berada bagi sarjana STIMIK Bandung,” kata Abdurrahaman.

Lebih lanjut, Abdurrahman mengatakan kesempatan tersebut bisa diraih jika para sarjana memiliki semangat yang terus diperbaharui.

“Kalau selama kuliah kita selalu semangat mengembangkan teknologi, maka setelah lulus, dan kembali ke masyarakat harus terus jaga semangat dan berinovasi,” ujarnya.

Terlebih, lanjut Abdurrahaman, pangsa pasar sektor teknologi di Indonesia sangat besar, lantaran banyaknya jumlah penduduk Indonesia. Bahkan Indonesia menduduki peringkat ke-tiga besar sebagai penduduk terbanyak di Asia.

“Bidang teknologi di Indonesia saat ini sangat membutuhkan ide baru, kesempatannya besar, penduduk kita terbanyak setelah Cina dan India,” kata Abdurrahaman.

Kondisi tersebut perlu dioptimalkan oleh anak bangsa. Mengingat masih banyak e-dagang yang mayoritas bukan milik anak bangsa. Padahal, kata Abdurrahaman, masih banyak pemuda yang cerdas dan memilki kemampuan yang sama.

“Jadi poinnya adalah, harus punya semangat dan terus bermanfaat, baik itu mau jadi pengusaha, atau jadi ahli IT di perusahaan tertentu, yang penting kita terus berkarya untuk bangsa ini,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kepala lembaga Layanan Dikti Wilayah IV, Darmita Chandra memaparkan prosesi wisuda saat ini adalah hasil perjuangan mahasiswa selama empat tahun.

“Diharapkan seiring lulusnya mahasiswa pada hari ini, juga beriringan dengan peningkatan mutu individu terutama di era peralihan dari sistem komputer ke kerja-kerja otomatisasi,” kata Darmita.

Untuk menuju kesana, kata Darmita, Dikti telah menjalankan formula baru dalam bentuk kurikulum yang lebih relevan khusunya untuk studi-studi bidang teknologi informasi.

“Kita juga lakukan reorientasi kurikukum, dengan adanya pembahasan yang berdasarkan kepada, literaisi data, literasi teknologi, dan literasi manusia,” pungkasnya. (Tito Rahmatullah/BandungKita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment