by

KUIM Optimis Mampu Terima 100 Mahasiswa Asal Indonesia

BandungKita.id, BANDUNG – Kolej Universiti Islam Melaka (KUIM) menargetkan mahasiswa Indonesia dapat menempuh studi di Melaka, Malaysia, khususnya KUIM 50 sampai 100 orang.

Rektor Kolej Universiti Islam Melaka (KUIM), Radzai bin Said mengatakan kesempatan baik ini mesti ditangkap oleh pelajar kelas 12 SMA yang hendak melanjutkan ke jenjang sarjana untuk menempuh studi ke KUIM.

“KUIM sudah berdiri sejak 1994 dengan jumlah mahasiswa sekitar 4000 orang dan 50 program studi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima BandungKita, Minggu (14/4/2019).

Sejak tiga sampai empat tahun lalu, kampus Islam yang terletak di Melaka Malaysia ini telah diramaikan oleh mahasiswa asal Indonesia sebanyak hampir 30 orang. Karena KUIM memiliki program Melayu Dunia Islam (MDI) yang menyatukan mahasiswa asal Melaka, Sumatera, Jawa, Brunie Darussalam, dan Singapura.

“Namun, tahun ini mahasiswa menjadi lima orang. Oleh sebab itu, kami kembali mengunjungi Indonesia untuk mengajak pelajar SMA di sini berkuliah di sana,” katanya.

BACA JUGA:

Serunya Hari Penanaman Pohon Sedunia Ala Sekolah Alam Insan Cemerlang Katapang Kabupaten Bandung

 

UIN SGD Bandung Tembus 6 Paten Teregistrasi Kemenkum HAM

 

Menurutnya, menempuh studi di luar negeri asalnya mampu membuka cakrawala ebih luas, keluar dari zona nyaman, dan bisa mengasah adaptasi serta toleransi terhadap sesama manusia, khususnya saudara se-muslim.

“Supaya mahasiswa berkembang dan bisa bersatu dalam program yang kami wadahi buat warga-warga Melayu di MDI tersebut,” paparnya.

Sebelum berkunjung ke SMA Terpadu Baiturrahman Bandung, pihak KUIM telah mengunjungi Institut Agama Islam Negeri di Bengkulu untuk teken kerjasama antara keduanya dalam rangka pendidikan. Kemudian, KUIM juga akan membuat nota kesepahaman dengan SMA Terpadu Baiturrahman untuk memudahkan para pelajar berkuliah di KUIM.

Selain itu, KUIM yang memiliki lebih dari 4000 mahasiswa, 190 dosen, dan 150 staff kampus akan menggelar dies natalis universitas yang mencapai tahun perak alias ke-25.

“Jadi kita insya allah tahun ini juga kita akan membuat perayaan dies natalis. Lebih dari 12,000 alumni KUIM termasuk mahasiswa asal Indonesia sejak 1994 akan diundang untuk menghadiri ini,” jelasnya. (Tito Rohmatulloh/BandungKita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment