by

210 TPS di Kabupaten Bandung Tergenang Banjir, Ini Langkah yang Diambil KPU

BandungKita.id, SOREANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung mencatat sebanyak 210 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 6 Kecamatan masih tergenang banjir.

Agar pemilu berjalan lancar dan antusias masyarakat tetap tinggi, KPU memperbolehkan panitia pemungutan suara (PPS) merelokasi TPS ke tempat yang lebih representatif.

“Keputusan direlokasi atau tidak baru ditetapkan hari ini, karena telah memasuki tahap pendirian TPS. Tapi kalau pun memang keputusan akhirnya seperti itu (harus direlokasi) ya enggak masalah,” kata Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya, Selasa (16/4/2019).

Menurutnya KPU telah menyiapkan dasar hukum dan SOP bagi PPS agar pemilih tidak kebingungan mencari lokasi TPS.

“Yang paling penting bagi KPU bukan di relokasi atau tidak TPS, tapi mengingatkan kepada pemilih agar tidak kebingungan,” jelas Agus.

BACA JUGA:

Bawaslu Kota Bandung Kerahkan Ribuan Petugas, Pantau Detik-detik Akhir Jelang Pemilu 2019

 

Cerita Tiga Mahasiswa di Bandung Jelang Pesta Demokrasi 2019 : Pilih Mudik Tempuh Ratusan Kilometer Hingga Terpaksa Golput

 

Untuk menetapkan tempat relokasi, KPU berkoordinasi dengan sejumlah stacholder terutama aparat kewilayahan yang mengetahui kondisi di lokasi.

“Kita dalam menentukan tidak sekonyong-konyong, kita juga hati-hati supaya tidak salah menetapkan lokasi. Dalam hal ini kami telah berkoordinasi dengan BPBD, Polres dan aparat di wilayah,” paparnya.

Adapun 210 TPS di 6 Kecamatan yang diperkirakan bakal direlokasi terletak Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah (65 TPS), Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah (21 TPS), Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot (41 TPS).

Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot (30 TPS), Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang (27 TPS), Desa Kamasan, Kecamatan Banjaran (7 TPS), Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay (2 TPS), Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek, (17 TPS). (Restu Sauqi/Bandungkita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment