oleh

218 Kios di Pasar Kosambi Hangus, PD Pasar Akan Periksa Kelaikan Bangunan Pasca Kebakaran

BandungKita.id, BANDUNG – Pejabat sementara (Pjs) Direktur PD Pasar Bermartabat, Andri Salman memastikan pedagang Pasar Kosambi yang terdampak kebakaran masih tetap bisa berjualan di Tempat Penampungan Pedagang Sementara(TPPS), pada Rabu (22/5/2019) besok.

Pihaknya berharap Api bisa dipadamkan hari ini, agar mempercepat proses pengecekan kondisi di dalam pasar.

“Hari ini saya harapkan beres (pemadaman), biar besok bisa pasang TPPS, mejanya sudah ada,” kata Andri dilokasi, Senin (20/5/2019).

Baca juga:

Komisi B Bakal Investigasi Penyebab Kebakaran di Pasar Kosambi

 

Sebelumnya, Andri mengatakan di bagian basement atau titik kobaran api, ada 360 kios, 218 diantaranya hangus terbakar, terdiri dari 178 pedagang lapakan, dan 40 unit kios.

Selain TPPS, langkah yang akan dilakukan PD Pasar Bermartabat yakni memeriksa kondisi kekuatan bangunan pasca kebakaran, dan membuka ventilasi yang tertutup oleh dinding kios pedagang.

“Kita akan periksa kekuatan beton dan baja di dalamnya, lalau kita tertibkan ventilasi juga, itu tidak boleh (tertutup), yang depan harus dibongkar juga, tertutup (ventilasinya) ini ilegal, kalau bisa diproses (hukum),” kata Andri.

Ditanya soal ketersediaan hydrant, Andri tidak menjawab tegas. Ia hanya menuturkan Pasar Kosambi merupakan bangunan lama.

“Ini bangunan lama, belum terkondisikan, kalau misalnya (hasil audit menyatakan) tidak layak dihuni setelah kebakaran ini, ya berarti kan harus ada proses perencanaan hydrant dari awal,” ungkapnya.

Baca juga:

Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar Kosambi, Sekda Sebut Api Bisa Dipadamkan Hari Ini

 

Meski begitu, Andri berharap tidak terjadi perobohan gedung jika pun hasil evaluasi gedung pasar Kosambi dinyatakan tidak layak pakai. Ia lebih sepakat, dilakukan revitalisasi, agar gedung pasar kosambi sesuai dengan ketentuan.

“Ya kalau masih bisa digunakan lagi kenapa tidak, kita rehab, kita tidak ingin menyalahkan. Kalau saya tanya ke anak-anak, pasti nyalahin masa lalu itu, kita juga sekarang ingin bebenah,” ujarnya.

Soal evaluasi standar penanganan kebakaran, Andri juga akan melakukan hal itu terhadap 37 pasar lainya yang berada di bawah pengelolaan PD Pasar Bermartabat.

“Intinya yang dievaluasi adalah zonasi pedagang, itu bagian dari keselamatan, misalnya yang banyak menggunakan kompor dan produksi itu dikonsentrasi,” kata Andri.***(Tito Rohmatulloh/BandungKita.id)

Editor: Restu Sauqi

Komentar