oleh

Robert Rene Alberts Kesal Dengan PT LIB, Kenapa?

Bandungkita.id, PERSIB – Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts kesal dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Alasannya karena operator Liga 1 2019 kembali mengubah jadwal.

Kali ini perubahan terjadi untuk laga melawan Arema FC. Laga yang dijadwalkan akan digelar di Stadion Manahan Solo pada 14 Juni harus ditunda karena bentrok dengan jadwal uji coba Timnas Indonesia melawan Vanuatu.

Timnas Indonesia akan memainkan pertandingan berstatus FIFA A Matchday pada 15 Juni 2019 menghadapi Vanuatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Robert kesal lantaran perubahan ini bukan kali pertama dialami timnya. Sebelumnya laga melawan Tira Persikabo yang sedianya 23 Mei batal terlaksana karena waktu pertandingan tersebut berdekatan dengan jadwal pengumuman hasil rekapitulasi Pemilihan Umum 2019.

“Dari empat laga awal kami sudah ada dua laga yang dibatalkan dan saya tidak pernah mengalami ini sebelumnya dalam karir saya dan saya pikir ini tidak benar,” kesal Robert, Sabtu (1/6/2019).

BACA JUGA:

Persib Mulai Diliburkan

 

Made Acungi Jempol Totalitas Bobotoh Padang

 

Padahal selama ini Robert mengaku sudah mempersiapkan program dengan baik agar kualitas para pemainnya bisa terus meningkat dari pertandingan ke pertandingan lainnya.

“Ketika Liga dimulai saya punya rencana harus dijaga ritmenya dengan berlatih dan bermain. Tapi kami tidak bisa melakukan itu karena banyak laga yang dibatalkan sehingga ritme pertandingan tidak terjaga,” katanya.

Pelatih asal Belanda ini memahami dengan kegiatan timnas Indonesia. Apalagi laga uji coba tersebut merupakan agenda dari FIFA yang merupakan induk organisasi sepak bola dunia.

“Saya mengerti posisi dari tim nasional dan tugas setiap pelatih untuk memproduksi pemain terbaik untuk timnas. Tapi jika kami tidak bisa bermain di Liga maka kami juga tidak bisa memproduksi pemain,” tuturnya.

Seharusnya, lanjut Robert ada keseimbangan dalam mengatur jadwal ini. Jangan sampai jadwal Liga berbenturan dengan agenda timnas.

“Kami tidak pernah melihat ini di Eropa. Di Inggris liga tidak berhenti ketika ada agenda timnas di luar kalender FIFA dan jika ingin profesional kami harus memulainya dengan mengikuti peraturan FIFA. Jadi semua bisa membuat rencana dengan baik,” pungkasnya.(JAR/Bandungkita.id)

Editor: Dian Aisyah

Komentar