BandungKita.id, PASEH – Sejumlah pekerja lari terbirit-birit keluar gudang untuk menyelamatkan diri saat melihat amukan api yang melahap sebuah rumah industri benang berukuran 20×15 meter persegi di Kampung Sayang, RT 01 RW 09, Desa Cipaku, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kobaran api merembet ke rumah milik Enung (45) yang lokasinya tepat berada di sebelah gudang tersebut. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa itu. Namun, 40 ton benang yang tersimpan di dalam gudabg ludes terbakar api.
Kapolsek Paseh, AKP Zazid Abdullah mengatakan, saksi mata yang merupakan pekerja di rumah industri tersebut melihat api membakar sterofoam di bagian atas bangunan gudang. Kemudian, saksi melihat api jatuh mengarah ke tumpukan benang yang berada dibawahnya.
BACA JUGA :
Sebanyak 389 Santri Ikuti MTQ ke 45 Kabupaten Bandung
Golkar Usulkan Sugiyanto jadi Ketua DPRD Kabupaten Bandung Periode 2019-2024
“Api kemudian langsung membesar saat saksi memberitahu pekerja lainnya dan pemilik industri,” kata dia.
Zazid mengatakan api baru bisa dipadamkan selang dua jam setengah. Untuk memadamkan api, kata dia, dibutuhkan 5 unit damkar diantaranya unit damkar dari Ciparay, 1 unit Damkar dari Majalaya, 1 unit damkar dari Cicalengka dan 2 unit damkar dari Margahayu.
“Diduga api berasal dari instalasi listrik yang tidak baik. Saksi melihat api berasal dari stereopfoam yang menempel ke bagian kabel di atas bangunan,” katanya.
Kapolsek mengatakan Inafis Polres Bandung melakukan identifikasi. Selain itu katanya tidak ada korban jiwa. Sedangkan kerugian material akibat persitiwa kebakarn itu yaitu dua buah mesin, dan benang sebanyak 40 ton.(R Wisnu Saputra)
Editor : M Zezen Zainal M





Comment