by

Waduh ! Seorang Anggota DPRD Sumbar Provokasi Mahasiswa Untuk Turunkan Jokowi

BandungKita.id, VIRAL – Seorang anggota DPRD Sumatra Barat (Sumbar) diduga melakukan provokasi terhadap para mahasiswa untuk melengserkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Aksinya tersebut terekam kamera, lalu videonya diunggah akun @zahranotzaraa, Rabu (25/9/2019), dan kini telah viral di Twitter dan Instagram.

Pengunggah mengatakan, video itu ia dapat dari unggahan Instagram story temannya di ruang sidang DPRD Sumbar.

BACA JUGA :

Surat Tuntutan Mahasiswa Ke DPR RI Belum Ditandatangani Ketua DPRD Jabar

 

Terdengar sang pejabat menyerukan, “Buat surat rekomendasi turunkan Presiden Jokowi, berani enggak?”

“Berani!” jawab para mahasiswa di dalam ruangan sambil mengepalkan tangan, menirukan gestur politikus itu.

Seruan tanya-jawab itu kemudian diulang hingga suasana ruang sidang heboh.

Namun kemudian seorang mahasiswa yang mengenakan jaket hitam bangkit dan dengan tangkas mengambil salah satu pengeras suara di atas meja.

Tampak ia berdiri di dekat kamera mahasiswa yang merekam kejadian itu. Ia lalu sedikit membungkukkan badan untuk meraih mikrofon.

“Kawan-kawan, kawan-kawan, kawan kawan!” teriaknya, dan kegaduhan seketika meredam.

 

Video Anggota DPRD Sumbar diduga provokasi mahasiswa yang sedang viral di sosial media – (Twitter/@zahranotzaraa)

 

Dia memperingatkan rekan-rekan mahasiswanya supaya tak termakan provokasi, kemudian menghardik anggota DPRD tadi.

“Ingat apa tujuan kita di sini! Jangan terprovokasi! Apa tuntutan kita? Tidak ada ‘turunkan Jokowi’,” teriak laki-laki itu pada teman-temannya.

Kemudian ia berbalik arah, lalu menatap kepada sang anggota DPRD, dan menasihatinya.

“Bapak. Bapak jangan menggiring opini kita. Sebentar, Pak, izinkan saya bicara. Bapak dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan rakyat!” ucapnya sambil menunjuk-nunjuk pejabat yang memprovokasi.

“Bapak harus mewakilkan suara ini… Apakah suara ini kurang, mewakili suara rakyat? Jangan giring opini!” bentak mahasiswa itu.

Salut dan pujian pun dihujankan warganet untuk mahasiswa yang belum diketahui identitasnya itu, karena berani menolak dijadikan pion demi kepentingan politik pihak tertentu. ***(Azmy Yanuar Muttaqien/BandungKita.id)

 

Dari berbagai sumber

Comment