Viral! Razia Motor Knalpot Bising, Kapolsek Lembang dan Netizen Angkat Bicara

BandungKita.id, VIRAL – Razia kendaraan berknalpot bising mendadak ramai jadi perhatian warganet usai video hukumannya viral di sosial media. Pasalnya, sejumlah pengendara yang terjaring razia knalpot bising dihadiahi hukuman mendengarkan suara knalpot mereka sendiri.

Hukuman yang diterima para pengendara sepeda motor dengan knalpot bising itu membuat warganet puas lantaran selama ini merasa resah akibat suara yang ditimbulkan dari motor-motor tersebut.

Seorang pria yang diduga adalah pemilik motor tampak menundukkan kepalanya di dekat lubang knalpot. Sementara itu seseorang menarik gas sampai knalpot motor itu berbunyi nyaring.

Di kolom komentar, tak sedikit warganet yang merasa puas dengan hukuman bagi para pemotor knalpot bising itu. Mereka mengaku merasa resah dengan keberadaan motor-motor yang tidak sesuai dengan standar.

BACA JUGA :

Usai Kirim Miras ke Asrama Papua, Kapolsek Sukajadi Dicopot dari Jabatannya

Pakai Knalpot Bising dan Rotator, Sejumlah Kendaraan Terjaring Razia di Cianjur

Viral! Pengendara Sepeda Motor Terbawa Arus Banjir di Jalan Raya Lembang

“Gue sih setuju banget ya razia knalpot bising apapun jenis motornya dan siapa pun yang mengendarainya, tapi setelah gue lihat slide ke 2 hukuman yang diberikan enggak berakhlak banget. Apakah bisa adil juga ke motor gede?” tanya akun @agus_****

“Kalau menurut saya lebih baik knalpotnya disita aja, karena kalau dibeginiin takutnya rusak gendang telinga,” tulis @zulkhai****.

“Langsung jadi Haji Bolot,” seloroh akun @zikry*.

“Kita nyari kendaraan yang nyaris enggak terdengar suaranya. Ini malah sukanya pamer suara,” tulis @karman*.

Sebelumnya, video salah satunya dibagikan akun Instagram @undercover.id, tampak sejumlah petugas lalu lintas menghentikan beberapa kendaraan, terutama sepeda motor yang diduga memiliki knalpot bersuara keras.

Video yang mulanya dibagikan akun Facebook Alwi Ligard ke grup komunitas motor itu diduga terjadi di sebuah ruas jalan menuju Lembang, Bandung, Jawa Barat.

“Info hati-hati guys buat kalian yang mau berwisata ke arah Lembang KBB. Hati-hati rapikan terlebih dahulu motor Anda. Jangan lupa knalpot diganti pakai yang original. Selamat hari Weekend,” tulis akun Facebook tersebut.

Sementara itu, menurut Kompol Sarce Christiaty Leo Dima, sejak dua minggu belakangan, pihaknya gencar memberikan imbauan pada pengendara roda dua yang menyebabkan kemacetan di Lembang.

Courtsey : Tribun Jabar

“Sudah dua minggu ini kami memberikan imbauan pada pengendara roda dua yang dimana mereka parkir sehingga menimbulkan kerumunan di Alun-alun Lembang tepatnya di café rest area 72, di sana banyak sekali pengemudinya berkerumun sehingga kami beri imbauan,” katanya via telepon kepada BandungKita.id, Senin (4/1/2021).

Ia menambahkan, pada hari Minggu (3/1/2021) sedikitnya ada 200 lebih kendaraan yang parkir di café rest area 72, Lembang. Ratusan kendaraan itu diduga sedang menunggu kawannya yang tertinggal untuk bergerak ke arah Sari Ater atau Subang.

“Untuk kendaraan diperkirakan ada 200 lebih kendaraan yang parkir di lokasi tersebut. Semua kami bubarkan dan himbau untuk tidak berkerumun dan melakukan konvoi,” tegasnya.

Sarce pun menghimbau masyarkat Kecamatan Lembang, khususnya para remaja, anak muda, pelajar dan komunitas yang ada untuk untuk menggunakan knalpot sesuai standar yang mengikuti aturan hukum.

“Kami selalu melakukan razia knalpot bising setiap hari di wilayah Lembang, jika ditemukan pelanggar maka akan ditindak tegas. Karena selain mengganggu pengguna jalan yang lain, juga mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar,” tutupnya. (Azmy Yanuar Muttaqien/BandungKita.id).

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Comment