by

Rieke Diah Pitaloka: PT Pos Indonesia Terancam Bangkrut, Ini Tanggapan Ketua Serikat Pekerja Pos Indonesia

BandungKita.id, BANDUNG – Ketua Serikat Pekerja Pos Indonesia (SPPI) Jaya Santosa, angkat bicara terkait postingan anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka yang menyebut PT Pos terancam kolaps.

Jaya menerangkan, statemen Rieke yang diunggah di media sosial itu dapat dipastikan berdasar pada data yang tepat. dibanding SPPI yang selama ini masih belum diberikan izin untuk melihat anggaran program perusahaan.

“Mungkin Rieke punya data sendiri dan punya bukti, dia kan sudah berbicara seperti itu yah,” ucapnya.

 

BACA JUGA :

Jokowi Janji Berikan Kesempatan 1000 Sarjana Papua Bekerja di BUMN

 

 

Jaya menyebut, Rieke sering menyuarakan aspirasi dan kepentingan PT Pos. Selain itu SPPI juga kerjasama banyak hal bersama Rieke. Artinya SPPI punya kedekatan khusus dengan Rieke.

“Pernyataan yang disampaikan Rieke Diah Pitaloka di DPR RI beberapa waktu lalu berarti mengungkapkan kepeduliannya terhadap pekerja PT Pos saat ini,” ujar Jaya saat dihubungi, Senin (7/10/2019).

Menurutnya, apa yang disampaikan Rieke, pihak SPPI memang belum memiliki data yang lengkap, Namun statemen Rieke sama dengan apa yang didengar di lingkungan kerja PT Pos kantor pusat Bandung.

“Jadi ada kemungkinan yang dikatakan Rieke itu benar. Para pejabat juga sampaikan seperti itu,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, Anggota DPR RI IV, Rieke Diah Pitaloka, mengungkapkan bahwa PT Pos Indonesia sedang terancam bangkrut pada video yang ia unggah di akun Instagram, @riekediahp, pada Kamis (18/7/2019).

Rieke Diah Pitaloka membeberkan hal tersebut di rapat Komisi IV DPR RI dengan Kementrian BUMN, PT Pertamina, PT PLN, dan PT Telkom, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

 

 

BACA JUGA :

Lihat Pesona dan Fakta Si Cantik Hillary Brigitta Lasut, Anggota DPR RI Termuda

 

 

“PT Pos sedang kolaps sampai gaji karyawan pun harus pinjam bank. Saya pribadi akan pertahankan PT Pos untuk tidak pailit, karena PT Pos adalah bagian sejarah dari kemerdekaan bangsa kita ini,” ucap Rieke Diah Pitaloka dalam video tersebut.

Dalam video tersebut, Rieke juga meminta perhatian khusus Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno untuk bertanggung jawab dengan kondisi PT Pos Indonesia.

Rieke Diah Pitaloka juga meminta kepada Pemimpin DPR Komisi IV untuk menjadwalkan ulang rapat terkait masalah PT Pos Indonesia. Dalam rapat selanjutnya, ia menyebut akan membongkar persoalan yang dialami oleh PT Pos Indonesia. (Tito Rohmatulloh/BandungKita.id)

 

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Comment