by

Melalui Lelang Terbuka, 7 Jabatan Kosong di KBB ini Akan Segera Terisi

7 Jabatan Kosong di Bandung Barat Segera Terisi

BandungKita.id, NGAMPRAH – Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (Pemda KBB) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar lelang terbuka (open bidding) 7 jabatan kosong setingkat Kepala Dinas (Kadis).

Bekerjasama dengan Universitas Padjadjaran (Unpad), open bidding itu diikuti oleh 41 peserta. Saat ini tahapan seleksi telah memasuki fase wawancara, dan bakal berakhir pada Kamis (31/10/2019).

 

BACA JUGA :

Iuran BPJS Naik Mulai 2020, Aa Umbara: Harusnya Kualitas Pelayanan Ditingkatkan

 

 

Kepala BKPSDM KBB, Asep Ilyas mengatakan 7 jabatan kosong yang dilelang adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan, Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM.

“Sekarang masuk tahap wawancara, besok terakhir dan pengumumannya minggu depan. Yang menentukan Pak Bupati, kita hanya menyaring sampai tiga calon,” kata Asep.

 

Kepala BKPSDM KBB, Asep Ilyas (kanan). (BGS/BandungKita.id)

 

Pejabat yang dinyatakan lolos tiga besar, kata Asep, adalah mereka yang mengantongi nilai kumulatif dari tes administrasi, asesmen, karya tulis, dan wawancara. Jika ada salah satu tes yang tidak diikuti, maka otomatis nilainya kurang.

“Nanti dihitung secara akumulatif. Perolehan nilai akan diambil 3 besar,” tukasnya.

Sementara itu, Bupati KBB, Aa Umbara Sutisna menegaskan bahwa orang yang ditunjuk mengisi 7 kursi jabatan itu, bisa mengemban kepercayaan dari pimpinan dan masyarakat luas.

 

BACA JUGA :

UMK Bandung Barat Tahun 2020 Diprediksi Jadi Terbesar Kedua di Bandung Raya

 

 

Kepercayaan yang dimaksud, kata Aa Umbara, adalah produk dan karya yang bisa terukur.

“Ketika ditempatkan oleh tim, apa yang mereka perbuat. Produk dan karya apa yang akan mereka beri, sehingga pimpinan dan masyarakat bisa percaya bahwa dia layak menduduki jabatan itu,” paparnya, Rabu (30/10/2019).

Jika kepercayaan itu tidak bisa ditunjukkan, lanjut dia, bukan tidak mungkin jabatannya akan kembali digeser.

“Kalau Kadis yang tidak berprestasi, ya akan saya akan gilir. Kalau pun mereka eselon 2, jangan harap mereka tenang dengan posisi itu,” pungkasnya.***(Restu Sauqi/BandungKita.id)

 

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Comment