by

Fatwa Muhammadiyah : Vape Haram, Ini Alasannya

BandungKita.id, NASIONAL – Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan fatwa haram untuk rokok elektronik atau vape. Fatwa haram tersebut disampaikan setelah melalui kajian Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

PP Muhammadiyah mengaku sedih dan sangat mengkhawatirkan sebab banyak anak-anak, remaja dan masyarakat umum menjadi konsumen vape.

“Majelis Tarjih PP Muhammadiyah kembali mengambil tindakan yang cepat untuk mengantisipasi hal ini dengan mengeluarkan fatwa terkait larangan rokok elektronik atau vape,” jelas Anggota Divisi Fatwa dan Pengembangan Tuntunan Majelis Tarjih dan Tarjid PP Muhammadiyah, Wawan Gunawan Abdul Wachid, dalam keterangan tertulisnya.

Ilustrasi vape (foto:net)

Larangan ini tertuang dalam fatwa majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 01/PER/L1/E/2020 tentang hukum merokok e-cigarette yang dikeluarkan pada 14 Januari 2020.

“Merokok e-cigarette hukumnya adalah haram sebagaimana rokok konvensional karena merokok e-cigarette termasuk kategori perbuatan mengonsumsi kahaba’is (merusak/membahayakan),” ujar Wawan.

BACA JUGA :

Siap-siap! Vape Segera Dilarang di Indonesia, Alasannya Bikin Merinding

Wahai Ahli Hisap! Mulai Hari Ini Harga Rokok Naik 35 Persen, Lihat Rinciannya di Sini

Berhenti Merokok Selamanya? Ini Tips Jitunya

Selain itu, PP Muhammadiyah berpendapat bahwa perbuatan merokok e-cigarette ini mengandung unsur menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan. Bahkan merupakan perbuatan bunuh diri secara cepat atau lambat.

Selanjutnya, kata dia, direkomendasikan kepada persyarikatan Muhammadiyah agar berpartisipasi aktif dalam pencegahan merokok elektronik maupun konvensional. Hal itu dimaksudkan sebagai upaya perlindungan, pemeliharaan, dan peningkatan sumber daya manusia dan derajat kesehatan masyarakat khususnya generasi muda secara optimal.

Ilustrasi (foto:net)

“Seluruh jajaran pimpinan dan warga persyarikatan Muhammadiyah hendaknya menjadi teladan dalam upaya menciptakan masyarakat yang bebas dari bahaya rokok konvensional maupun e-cigarette,” kata dia.

Selain itu Muhammadiyah juga mengharapkan pemerintah membuat kebijakan untuk melarang total vape dan rokok konvensional. (M Zezen Zainal M/BandungKita.id)

Editor : M Zezen Zainal M

sumber : kumparan

Comment