by

Inovasi Bumdes Kahuripan Jaya Mengolah Potensi Desa Jadi Penopang Ekonomi Warga

BandungKita.id, Bandung – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Kahuripan Jaya terus berinovasi untuk menciptakan produk unggulan desa. Hingga kini, Bumdes milik Desa Gudangkahuripan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini telah memiliki sejumlah produk hasil kreasi warga, mulai dari kerajinan tangan hingga kuliner.

Direktur Bumdes Kahuripan Jaya, Mahmud Kurnia menjelaskan, penganan dimsum dan produk olahan susu menjadi satu diantara produk unggulan hasil buah tangan warga Desa Gudangkahuripan. Khusus untuk produk olahan susu, erat kaitannya dengan sejarah desa yang dulunya merupakan tempat peternakan sapi di Lembang.

“Kami bina serta kelola makanan dan minuman dari bahan susu murni, yakni Pak Sumur (Pakar Susu Murni) yang memang ada sejarahnya sebagai peternak sapi,” katanya saat ditemui, BandungKita.id, Rabu 16 Juni 2021.

Dia mengatakan, untuk memasarkan produk hasil Bumdesnya ini dengan melalui kegiatan Sinapeul Sunday yang dilakukan di Lapang Bola Sinapeul setiap hari minggu. Pada kegiatan ini, tidak hanya menjual produk Bumdes Kahuripan Jaya saja, tetapi juga mengajak pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lain yang ada di Desa Gudangkahuripan.

Diakui Mahmud, kegiatan ini berhasil menyedot antusiasme warga sekitar untuk sedekar berkunjung atau beraktifitas hingga membeli produk-produk hasil Bumdes. Hal ini, sambungnya berdampak pada peningkatan perkonomian warga Desa Gudangkahuripan.

Sementara itu, dia menyebutkan dari segi pendapatan Bumdes Kahuripan Jaya terbilang lumayan. Setiap bulannya, Bumdes bisa mengumpulkan pundi-pundi uang hasil keuntungan berjulan produk antara Rp7-10 juta.

Baca Juga:

Obyek Wisata di Bandung Barat Kembali Ditutup, Pedagang Ngaku Omset Turun

Kembali Zona Merah, Pemkab Bandung Barat Tutup Sementara Obyek Wisata

Gudangkahuripan Lembang, Desa di KBB yang Memiliki Destinasi Wisata Kelas Dunia

“Jumlah ini belum terlalu besar, karena baru ada beberapa unit usaha yang dikelola. Keuntungannya kemudian dibagi untuk pendapatan asli daerah (PAD), honor karyawan dan lain sebagainya,” ucap Mahmud.

Mahmud menambahkan, selain mencipatkan produk-produk makanan dan kerajinan tangan, Bumdes Kahuripan Jaya juga mengelola Lapang Bola Sinapeul. Lapang bola ini kerap dimanfaatkan sebagai sarana penunjang kegiatan Bumdes dan warga desa.

Kedepannya, Lapang Bola Sinapeul ini akan dilengkapi dengan beberapa fasilitas pendukung diantaranya taman bermain anak, fasilitas olahraga untuk manula dan lain sebagainya. Dia menjelaskan, hal ini merupakan bentuk inovasi Bumdes untuk menjadikan Lapang Bola Sinapeul sebagai destinasi wisata unggulan di wilayah Lembang.

“Pengembangannya, kami bersama tim punya satu misi ingin menjadikan Lapang Bola Sinapeul jadi destinasi wisata yang bisa dimanfaatkan warga desa,” pungkasnya. (Faqih Rohman Syafei/BandungKita.id) ***

Editor: Agus SN

Comment