Bandungkita.id, KBB – Bupati Kabupaten Bandung Barat, Hengky Kurniawan, meminta seluruh layanan kesehatan untuk bergerak cepat melakukan imunisasi bagi balita. Hal itu sebagai upaya mencegah adanya kasus polio di Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Menurut Hengky, munculnya kasus polio di Kabupaten Purwakarta beberapa waku lalu menjadi ‘warning’ bagi KBB karena berbatasan secara langsung. Pencanangan Sub Pekan Imunisasi Nasional Polio pun mulai gencar dilakukan KBB salah satunya di Posyandu Kuntum Mekar, Desa Jaya Mekar, Kecamatan Padalarang pada Rabu (5/4/2023).
Baca Juga :
Ridwan Kamil Pinta Kapolda Jabar Baru untuk Gaspol
ASN KBB Dilarang Mudik Pakai Kendaraan Dinas
Wow, PAD KBB Tahun 2022 Lebihi Target
“Kita harus bergerak cepat agar penyebarannya tidak meluas dan harus ada upaua prepentiv, capaian vaksin baru 30 persen. Saya yakin kalau kita kerja keras Insya Allah capaian vaksinnya bisa maksimal,” ujar Hengky.
Hengky menilai, polio merupakan virus yang mengancam masa depan anak bangsa termasuk di KBB. Sehingga ia ingin seluruh pihak terlibat untuk menyukseskan pekan imunisasi tersebut agar semua balita di KBB dapat terproteksi.
Hengky berharap, tidak ada kasus polio muncul di KBB. Berbagai upaya selain pemberian imunisasi pun terus dilakukan termasuk memberikan asupan gizi bagi balita agar dapat tumbuh dan berkembang secara baik.
Video Pilihan :
Sementara itu, Hengky menegaskan Pemkab Bandung Barat saat ini fokus dalam melakukan vaksinasi sesuai dengan arahan dari Pemprov Jabar. Karena Jabar telah menetapkan status kasus polio menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).
“Agar waktu, tenaga dan pikiran difokuskan untuk menuntaskan vaksin polio sesuai target yang kita harapkan agar dapat mewujudkan instrumen Sumber Daya Manusia yang bekualitas,” tegas Hengky.





Comment