BandungKita.id, BANDUNG – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menggelar tes calon mahasiswa melalui jalur mandiri. Testing hari pertama digelar pada Rabu (17/7/2019) lalu.
Sekitar 1.000 lebih calon mahasiswa mengikuti Computer Based Testing (CBT) atau tes berbasis komputer. Salah seorang peserta tes mandiri, Ahmad (19) mengeluh adanya gangguan saat mengerjakan soal. Menurut dia, kendala terjadi saat peserta mengerjakan soal-soal yang diujikan.
“Jadi tadi saat menegerjakan soal hampir setiap dua atau tiga soal, ada gangguan tulisannya. Server eror,” kata Ahmad saat ditemui BandungKita selepas testing.
Gangguan tersebut, kata Ahmad, cukup mengganggu konsentrasinya. Bahkan keluhan tersebut tak hanya dirasakan Ahmad. Peserta lainnya pun mengalami hal yang sama.
BACA JUGA :
Senat UIN Bandung Minta Kampus Lebih Profesional Dalam Melaksanakan Penerimaan Mahasiswa Baru
“Enggak hanya saya yang mengeluhkan soal gangguan ini. Peserta lain juga melakukan protes ke pengawas soal gangguan ini. Kata pengawasnya tunggu aja, tunggu aja gituh,” lanjut Ahmad.
Tak cukup di sana, keluhan lainnya juga dirasakan ahmad terkait tidak maksimalnya pendingin ruangan atau AC saat ujian berlangsung. Panasnya kondisi ruangan tes membuat para peserta tidak nyaman karena kegerahan. Apalagi saat ini sedang musim kemarau, di mana saat siang udara terasa sangat panas.
“Memang ada AC di ruangan itu, tapi enggak kerasa. Mungkin karena banyak orang atau mungkin karena sebab lain, enggak tahu juga. Tapi memang sangat panas,” kata Ahmad.
Terpisah, Rektor UIN Bandung Mahmud mengkalim pelaksanaan tes mandiri di kampusnya tersebut berlangsung tanpa kendala.
“Saya kira karena kita sudah mulai testing CBT itu yang ketiga kalinya, kayanya teman-teman (panitia) sudah matang (persiapannya) kecuali kalau ada listrik mati saja. Tapi kita siap genset, secara teknis sudah kita siapkan,” kata Mahmud di Kampus 2 UIN Bandung. (Tito Rohmatulloh/BandungKita)
Editorn: M Zezen Zainal M





Comment