Senat UIN Bandung Minta Kampus Lebih Profesional Dalam Melaksanakan Penerimaan Mahasiswa Baru

BandugKita.id, BANDUNG – Senat Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung angkat bicara mengenai adanya kendala situs eror dalam penerimaan mahasiswa baru (PMB) UIN Bandung 2019.

Anggota Senat Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Puput Aprilia mengatakan, terjadinya kendala dalam PMB jalur mandiri 2019 bukan hal baru.

Menurutnya, hampir setiap kegiatan akademik di UIN Bandung yang berkaitan dengan akses online akan mengalami nasib serupa. Pasalnya, infrastruktur server kerap down lantaran situs terlalu banyak diakses.

“Hampir tiap tahun juga pasti kaya begini, enggak cuma pas PMB doang, pokoknya server UIN itu tiap digunakan mau daftar KKN, daftar apapun yang kaitannya online, itu pasti eror,” kata Puput saat dihubungi, BandungKita, Kamis (11/7/2019).

Bahkan pada 2016 lalu saat dirinya mendaftarkan ke UIN hal serupa juga terjadi.

“Dulu 2016 juga sama. Tanggapan nya lagi maintenance server down. Karena ini banyak yang akses. Selalu dengan alibi yang sama,” lanjut Puput.

Baca juga:

Situs Pendaftaran Mahasiswa Baru UIN Bandung Eror, Calon Peserta Khawatir Tak Bisa Ikuti Tes

 

Mestinya kata Puput, kampus dapat mempersiapkan kondisi tersebut terlebih matang, sehingga tidak menciptakan kesan kurang profesional dalam pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru di UIN Bandung.

“Apalagi jumlah pendaftaran pasti membeludak. Kalau berdasarkan kondisi itu, kaya kurang persiapan,” ujar Puput

Pihaknya berharap agar pihak kampus bisa menyediakan server dengan kapasitas yang lebih besar dan dengan kualitas yang lebih baik, sehingga persoalan tersebut tidak terulang.

“Setahu saya UIN itu hanya menggunakan satu server untuk setiap kegiatan online, sehingga jangan heran kalau sering eror kayak begini. Mestinya diperbaiki ditingkatkan lagi aja server nya” kata Puput.

Sementara itu staf humas UIN Bandung, Muhammad Helmi Kahfi mengatakan, kendala situs PMB UIN Bandung tersebut diduga karena adanya server yang berat, lantaran situs diakses berbarengan.

“Jadi kemarin hari terakhir daftar, dan kebetulan ada kelulusan SBMPTN, jadi banyak peserta yang registrasi. Berbarengan dengan mereka yang daftar terakhir masuk PMB UIN, jadinya server itu berat,” kata Helmi.***(Tito Rohmatulloh/BandungKita.id)

Editor: Restu Sauqi

Comment