Erupsi Gunung Tangkubanparahu Ganggu Penerbangan di Wilayah Bandung? Ini Penjelasan Kemenhub

BandungKita.id, BANDUNG – Kondisi erupsi yang dialami Gunung Tangkubanparahu di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak membuat penerbangan di wilayah Bandung terganggu. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Kemenhub memastikan penerbangan dari dan ke Jawa Barat masih beroperasi normal dan tidak ada kendala pasca-erupsi Gunung Tangkuban Perahu.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti mengatakan, saat ini erupsi Gunung Tangkubanparahu tidak berdampak pada penerbangan. Semua stakeholder terkait pun diminta terus melakukan koordinasi dan memantau dampak erupsi Gunung Tangkubanparahu.

“Semua tim terkait dapat disiapsiagakan dan segera menginformasikan langkah yang tepat dalam penanganan dampak abu vulkanik untuk penerbangan,” ujar Polana dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (27/7/2019).

BACA JUGA :

Gunung Tangkubanparahu Erupsi, Hawa Panas Dirasakan Warga Lembang

 

Sementara itu, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah I Herson, mengatakan, jalur penerbangan domestik daerah Jawa Barat dan sekitarnya masih aman. Sebab, jalur penerbangan domestik tidak melalui daerah sekitar Gunung Tangkubanparahu.

“Sedangkan jalur penerbangan internasional terbang pada ketinggian yang cukup tinggi sehingga tidak berdampak. Dan apabila di kemudian hari ada dampak abu vulkanik maka jalur penerbangan akan segera dialihkan,” tuturnya.

Gunung Tangkuban Perahu meletus pada Jumat pukul 15.48 WIB. Asap erupsi terpantau melebar ke area timur, utara, dan selatan.

Kepala Bagian Humas Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG), Titan Roskusumah mengatakan, tinggi kolom letusan itu sekitar 200 meter.(M Zezen Zainal M)

Editor : M Zezen Zainal M

Comment