Bandungkita.id, RAMADAN – Bau mulut menjadi masalah yang selalu dikhawatirkan saat sedang berpuasa. Sebagian orang bahkan rela tidak terlalu banyak berbicara atau membuka mulut karena khawatir mengganggu lawan bicara atau orang sekitar.
Perlu diketahui bahwa bau mulut bisa terjadi pada siapa dengan kondisi tertentu. Bakteri berkembang biak dengan cepat saat produksi air liur berkurang, sehingga membuat mulut jadi berbau. Misalnya saat berpuasa.
Baca Juga:
Hore! Selama Ramadan Taman Alun-Alun Bandung Dibuka
Yuk Intip, Tempat Ngabuburit Asyik di Bandung
Dalam dunia medis, kondisi mulut kering yang disebabkan karena berkurangnya produksi air liur disebut xerostomia. Air liur memiliki beberapa fungsi, mulai dari mencegah kerusakan gigi, menjaga kebersihan rongga mulut, hingga membantu proses mengunyah dan menelan makanan.
Lalu, bagaimana cara mengatasi atau menghilangkan bau mulut saat puasa? Berikut beberapa tips yang Medcom rangkum untuk Sobat coba:
Video Pilihan:
- Menyikat gigi
Kamu bisa menyikat gigi sebanyak dua kali sehari secara teratur, seperti saat setelah sahur dan buka puasa. Gunakan juga dental floss untuk membersihkan sela-sela gigi. - Menyikat lidah
Ternyata menyikat lidah juga perlu untuk membersihkan sisa makanan di sana. Kamu bisa gunakan pengikis lidah atau sikat gigi berbulu lembut. - Berhenti merokok
Ketika kamu merokok, maka bisa mengurangi produksi saliva yang membuat mulut kering. Hal tersebut tentunya membuat mulut bisa berbau. - Minum air putih yang cukup
Kamu bisa meminum sebanyak delapan gelas atau dua liter air setiap harinya untuk takaran orang dewasa. Hal tersebut bisa dilakukan saat sahur dan buka puasa untuk membantumu mengatasi bau mulut. - Rutin periksa gigi
Kalau kamu sudah melakukan dengan caramu sendiri, tetapi bau mulut masih ada, segera periksa ke dokter gigi. Kamu juga bisa melakukan pemeriksaan gigi secara rutin setiap enam bulan sekali atau sesuai dengan anjuran dokter.
Demikian informasi tentang alasan dan cara mengatasi bau mulut saat puasa yang bisa Medcom rangkum untuk Sobat. Semoga informasi di atas bisa membantu, ya!





Comment