Istana Minta Maaf atas Kasus Keracunan Massal Program MBG, Pemprov Jabar Lakukan Evaluasi

Nasional, Peristiwa13334 Views


BandungKita.id, Bandung — Pemerintah pusat melalui Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi menyampaikan permintaan maaf atas sejumlah kasus keracunan massal yang terjadi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah, termasuk Jawa Barat.

Dalam pernyataannya di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (19/9/2025), Prasetyo menegaskan bahwa kejadian tersebut bukanlah hal yang diharapkan dan tidak dilakukan secara sengaja. “Tentunya kami atas nama pemerintah dan mewakili Badan Gizi Nasional, memohon maaf karena telah terjadi kembali beberapa kasus di beberapa daerah,” ujarnya.

Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, insiden keracunan yang menimpa puluhan siswa di Kabupaten Garut memicu kekhawatiran publik terhadap pelaksanaan teknis program tersebut.

Prasetyo memastikan bahwa kasus-kasus ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Badan Gizi Nasional (BGN) dan pemerintah daerah. “Kami telah berkoordinasi dengan BGN termasuk dengan pemerintah daerah,” katanya. Ia juga meminta agar seluruh korban terdampak mendapatkan penanganan secepat dan sebaik mungkin.

Pemprov Jawa Barat sendiri menyatakan akan memperketat pengawasan distribusi makanan dan memperbaiki sistem pelaksanaan MBG di lapangan. Evaluasi ini diharapkan dapat mencegah kejadian serupa di masa mendatang dan memastikan program MBG berjalan sesuai dengan tujuan awalnya.

Program MBG dirancang untuk menjangkau lebih dari 82 juta penerima manfaat, termasuk siswa PAUD hingga SMA serta ibu hamil dan menyusui. Dengan anggaran sebesar Rp171 triliun, MBG menjadi bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045. (*)


Comment