by

Disentil Hengky Soal Anggaran Porda Rp 22 Miliar, Begini Tanggapan KONI KBB

BandungKita.id – Pengurus KONI Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya buka suara terkait pernyataan Wakil Bupati KBB Hengky Kurniawan yang meminta agar penggunaan anggaran KONI KBB sebesar Rp 22 miliar segera diaudit dan dipertanggungjawabkan.

Wakil Sekretaris KONI KBB, Lili Supriatna mengatakan sangat wajar bila wakil kepala daerah mengalami ketidakpuasan dengan hasil yang diraih KBB pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2018 di Kabupaten Bogor yang baru berakhir beberapa waktu lalu.

“Wajar saja kalau ada ketidakpuasan. Tapi kalau beliau turun langsung ke lapangan, para atlet kami itu berdarah-darah hanya untuk mendapatkan satu buah medali. Betapa sulitnya mendapat medali,” kata Lili saat dihubungi BandungKita.id melalui ponselnya.

Lili justru menyindir Hengky yang dinilai tidak all out mendukung kontingen KBB.

BACA JUGA :

“Dulu kami dan daerah lain itu didampingi para kepala daerahnya di lapangan. Tapi sekarang kami diberangkatkan secara mandiri tanpa melibatkan Pemkab,” ujar Lili.

Ditanya mengenai keinginan Hengky untuk mengaudit penggunaan anggaran KONI KBB sebesar Rp 22 miliar yang digelontorkan Pemkab KBB, Lili mempersilakannya.

“Saya kira tiap tahun juga kita diaudit oleh BPK. Jadi bukan hal aneh dan luar biasa bila Wakil Bupati meminta akan dilakukan audit. Secara administratif memang kita selalu diaudit,” ungkap pria yang juga berstatus ASN di Pemkab KBB itu.

Namun KONI KBB angkat tangan ketika disinggung mengenai buruknya pelayanan yang diberikan kepada para atlet dan ofisial KBB selama Porda digelar.

“Kalau persoalan atlet itu sudah diserahkan ke cabor masing-masing. Tapi memang ada juga yang dikelola KONI,” kata Lili.

Lili juga mengakui pernyataan Hengky yang menyebut pelayanan yang diberikan KONI terhadap atlet KBB sangat buruk. Diantaranya soal pelayanan terhadap fasilitas akomodasi tempat menginap para atlet yang harus menempati ruangan gudang berdebu.

“Selain ke Pak Wabup, ada juga laporan ke kami. Bahkan ada yang sampai tidur di lantai. Tapi kami sudah tegur cabornya. Kami beri peringatan keras,” ujar Lili seraya menyebut cabor yang ia maksud.

Hanya Lili enggan menjawab ketika ditanya keluhan atlet soal peralatan bertanding atlet terutama sepatu yang disebut cepat rusak.

“Kalau soal sepatu itu harus nanya ke bagian logistik dan pengadaan,” elak Lili.

Sebelumnya diberitakan BandungKita.id, Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan murka. Ia berjanji akan mengevaluasi kinerja KONI Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang dinilai gagal total dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII/2018.

Tak hanya itu, Hengky juga akan menugaskan tim untuk mengaudit penggunaan anggaran yang dihibahkan Pemkab Bandung Barat kepada KONI KBB.

Dijelaskan Hengky, pihaknya akan segera mengaudit penggunaan anggaran sebesar Rp 22 miliar yang dihibahkan Pemkab kepada KONI KBB. Ia menduga ada yang tidak beres dalam penggunaan dana Porda tersebut.(ZEN)

Comment