oleh

Jalur Ekonomi Tidak Mampu Pada PPDB 2019 Dihapus, Disdik Jabar Masih Cari Solusi

BandungKita.id, BANDUNG – Program Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) dipastikan bakal dihilangkan pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019. Hal ini menyusul terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 51 tahun 2018, yang lebih mengutamakan sistem zonasi.

Merespon hal tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mengaku tengah memutar otak agar skema PPDB di Provinsi Jabar tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Sesuai dengan Permendikbud No. 51 2018, jalur EKTM dihapuskan, jadi kita sekarang sedang menyusun dulu, karena berdasarkan (peraturan) itu provinsi harus menyusun juknisnya, beberapa waktu yang lalu kita sudah gelar pertemuan dan turut hadir juga dari pusat sebagai tim yang menyusun sistem,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika saat ditemui di kantornya, di Jalan Dr. Rajiman, Kota Bandung, Rabu (23/1/2019).

Baca juga: Baru Dilantik Sebagai Kadisdik Jabar, Dewi Sartika Beberkan Segunung Persoalan Pendidikan di Jabar : Apa Saja?

Pada tahun sebelumnya, dari keseluruhan jalur PPDB yang ada, jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) dialokasikan sebanyak 20 persen, namun saat ini jalur tersebut dihapuskan.

Dari keseluruhan jalur PPDB tahun 2019/2020 Ada jalur zonasi 90 persen, prestasi 5 persen, dan jalur perpindahan orang tua 5 persen.

“Minggu ini kita juga akan menghadirkan kembali para kepala sekolah membahas zonasi, dan solusi karena dihapuskannya jalur EKTM. Kita cari cara lain dan minta masukan ke kabupaten/kota,” ujarnya.

Sejauh ini, Dewi mengaku sudah lakukan sosialisasi terkait dihapusnya jalur EKTM, meski sebatas sosialisasi via medsos.

“Sosialisasi terus kit lakukan, tapi masih sebatas instavram yah kemarin yang respon mencapai lima ribuan orang,” pungkasnya.***(TRH/BandungKita)

Komentar