Mengenang Rekam Jejak Bos Sinarmas, Ini Kata Acil Bimbo

BandungKita.di, BANDUNG – Musisi sekaligus budayawan legendaris asal Kota Bandung, Acil Darmawan Hardjakusumah atau yang akrab disapa Acil Bimbo, turut berbela sungkawa atas kepergian salah satu konglomerat tanah air Eka Tjipta Widjaja (ETW), yang tutup usia pada Sabtu, 26 Januari 2019 pukul 19:43 lalu.

Ucapan bela sungkawa  disampaikan Acil beberapa waktu lalu. Meski acil tak mengenal dekat Eka, namun ia merasa sosoknya adalah pribadi yang peduli pada dunia kebudayaan.

“Beliau ini salah satu sosok yang selain memikirkan perkara bisnis, juga peduli dalam dunia kebudayaan,” ungkap Acil saat dihubungi BandungKita.id Rabu (30/1/2019).

Acil juga menceritakan, pada tahun 2006 Eka masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Majalah Forber. Lalu pada tahun 2013 namanya menduduki peringkat ke-2 sebagai orang terkaya di Indonesia.

“Saya bukan orang bisnis, tapi saya tahu bahwa beliau memiliki kepedulian terhadap kebudayaan, ini yang jarang dilakukan oleh para pebisnis,” lanjut Acil

Sementara, Managing Director Sinar Mas, Gandi Sulistiyanto mengatakan, meminta kepada sejumlah pihak agara menghentikan pengiriman bela sungkawa dalam bentuk  karangan bunga.

Menurut Gandi, pihaknya menerima dalam betuk materi untuk selanjutnya disalurkan pada korban bencana alam.

Menanggapi itu, Acil Bimbo menyatakan dirinya kurang tahu atas hal tersebut.

“saya kurang tahu untuk penyaluran itu, tapi yang pasti Eka Tjipta Wijaya ini juga seorang yang punya jiwa sosial tinggi,” ujarnya.

Dalam rekam jejaknya, ETW juga kerap melakukan kegiatan sosial, salah satunya mendonasikan 800.000 mushaf Alquran, 50.000 buku panduan membaca Alquran dan juz amma, serta 300 set Alquran Braille bagi tunanetra. (Trh/BandungKita)

Comment