Seribu Pesantren di Jabar Daftar OPOP

BandungKita.id, BANDUNG – Lebih dari seribu pesantren di Jabar telah mendaftar dalam program pesantren kewirausahaan bernama One Pesantren One Product (OPOP). OPOP merupakan program yang digagas Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Provinsi Jawa Barat. Program tersebut berlandaskan pada Peraturan Gubernur, namun masih dalam proses.

“Memang Pergubnya belum terbit, tapi kajiannya sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu. Sudah ada focus group discussion juga, semoga sebentar lagi terbit.” kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (DKUK), Kusmana Hartadji, pada kegiatan Jabar punya informasi, Selasa (8/4/2019).

Pada tahun 2019, OPOP ditargetkan bisa mendaftarkan 1.250 pesantren.  “Sehingga selama lima tahun kedepan ada 5.000 pesantren juara dengan target spesifikasinya dalam satu pesantren punya satu produk unggulan,” kata Kusmana Hartadji.

Secara teknis, kata Kusmana, pesantren yang ingin mengikuti program tersebut bisa mendaftar diri ke laman resmi OPOP.  Sementara itu pendaftaran ditutup pada 12 April 2019 mendatang.

BACA JUGA:

Miris ! Caleg DPRD Kota Bandung Ini Terciduk Pakai Narkoba Jenis Sabu

 

Warga Mengeluh, Jalan Stasiun Barat Kota Bandung Tak Kunjung Diperbaiki

 

“Pendaftaran dibuka dari tanggal 1 Maret lalu, dan ditutup tanggal 12 April besok, syaratnya tidak hanya pesantren yang sudah punya produk saja, tapi yang belum punya prodak juga bisa, minimal sudah punya rancangan prodak,” kata Kusmana.

Nantinya, lanjut Kusmana, para pendaftar mengikuti audisi OPOP tahap 1 untuk menentukan juara tingkat kecamatan pada 13 april sampai 31 April. Kemudian akan di gelar temu bisnis jejaring pengusaha yang tergabung dalam OPOP pada bulan Mei.

Setelah itu, pada bulan Juli akan dilaksanakan pelatihan dan magang di pesantren. Lalu akan dilakukan pendampingan hingga digelar pameran akhir tahun.

“Audisi tahap dua akan digelar pada bulan Juni 2019, untuk memilih juara tingkat kabupaten/kota baru audisi tahap 3 dilakukan Agustus 2019 untuk menentukan juara tingkat provinsi,” jelasnya.

Selanjutnya pada September 2019 akan dilaksanakan pameran OPOP dengan beberapa jenjang.  Untuk pameran tingkat kabupaten/ kota diikuti 1250 pesantren terbaik di kecamatan, tingkat provinsi diikuti 10 pesantren terbaik di kabupaten/kota dan pameran di luar negeri yang diikuti 10 pesantren terbaik se-Jabar. (Tito Rahmatullah/BandungKita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment