oleh

Kerugian Akibat Kebakaran di Pasar Kosambi Ditaksir Mencapai Rp 5 Miliar

BandungKita.id, BANDUNG – Kepala Pasar Kosambi, Septie Sahreza mengatakan kerugian akibat kebakaran di Pasar Kosambi diperkirakan mencapai Rp.5 miliar.

Hal tersebut disampaikan Septie, setelah pihaknya melakukan penyisiran lokasi kebakaran di bagaian basement bersama kepolisian pasca pemadaman dinyatakan selesai pada Senin (20/5/2019) sekira pukul 17.00 WIB.

“Hasil barusan kita penyisiran langsung, tidak seluruhnya semi basement terbakar, terutama di los daging dan los ayam, namun kerugian perkiraan hampir menyentuh angka Rp.5 miliar,” kata Septie dilokasi, Senin (20/5/2019).

Baca juga:

Kisah Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kosambi: Dari Laga Perdana Persib Hingga Seragam Sekolah

 

Jumlah tersebut, dikatakan Septie lantaran ada beberapa pedagang yang sudah belanja barang mencapai Rp.1 milyar, ditambah lokasi yang terbakar mayoritas gudang dan grosir.

Pasca kejadian, pihaknya akan mengumpulkan pedagang paling lambat di hari Kamis untuk mencari solusi terbaik agar para pedagang bisa kembali berjualan.

“Karena 15 hari menjelang idulfitri, otomatis pedagang sangat membutuhkan terutama untuk jualan. Rencana awal penataanya kita buat di parkiran, kalau memang memungkinkan,” kata Septie.

Baca juga:

Sempat Kembali Ada Asap, Petugas Pastikan Bibit Api Baru di Pasar Kosambi Telah Ditangani

 

Disinggung terkait penanganan pertama terhadap api, Septie mengatakan sudah menggunakan 20 alat pemadam kebakaran ringan (Apar). “Tapi karena api sudah besar, dan asap sudah tebal, jadi tidak sanggup lagi,” kata Septie.

Pihaknya menjelaskan, PD Pasar menyediakan Apar berukuran kecil 18 dan 2 ukuran besar di setiap lantai. “Sebetulnya kita siap, tapi bara terlalu besar terus. Mesin kelapa yang jadi sumber api karena ada solar,” ujar Septie. (Tito Rohmatulloh/BandungKita)

Editor: Restu Sauqi

Komentar