by

Musim Kemarau, Sumur Warga Leuwigajah Mengering

BandungKita.id, CIMAHI – Warga RT 5 RW 9, Kelurahan Leuwigajah, Kota Cimahi merasakan dampak kekeringan akibat kemarau panjang yang melanda wilayahnya.

Akibat kekeringan tersebut, warga RW 9, Yuyu (52) mengaku harus membeli air setiap hari untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

“Sudah tiga bulan sumur (saya) di belakang kering, jadi terpaksa harus beli,” ujar Yuyu saat ditemui di rumahnya, Kamis (8/7/2019).

Meski sudah tiga bulan mengering, Yuyu mengatakan dirinya dan sejumlah warga lainnya kebingungan untuk mengadu.

Baca juga:

Mendagri Minta Kepala Daerah Antisipasi Dampak Kekeringan

 

“Harus mengadu ke siapa atau kemana? Sebagai pemerintah harusnya sosialisasikan harus kemana kita mengadu kekeringan ini. Sampai sekarang kan gak ada informasi ke kita,” ungkapnya.

Dalam satu hari, Yuyu mengaku mampu menghabiskan 10 jeriken air dengan kapasitas jeriken 35 liter.

“Air ini kan kebutuhan pokok. Kalau enggak ada, mau bagaimana?” katanya.

Warga lainnya yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dirinya dan keluarganya terpaksa harus mandi satu hari satu kali demi menghemat air.

“Ibu mah mandi satu hari sekali. mencuci juga seperlunya,” tuturnya.***(Bagus Fallensky/BandungKita.id)

Editor: Restu Sauqi

Comment