Dadang Naser Lantik 332 Pejabat Pemkab Bandung

BandungKita.id, SOREANG – Bupati Bandung, Dadang M. Naser melantik dan mengangkat sumpah sebanyak 332 Pegawai Negeri Sipil yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (1 orang), Administrator dan Pengawas (196 orang), serta Jabatan Fungsional Tertentu (135 orang) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung.

Jabatan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), yang sebelumnya diduduki Hendi Aryadi Purwanto dan telah memasuki masa purna bakti, kini diduduki Haerun.

Jabatan Haerun sebelumnya yaitu Sekretaris DP2KBP3A, kini diduduki Tety Rusmaharani yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DP2KBP3A.

BACA JUGA:

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Wanita di Cicalengka

 

“Promosi, rotasi dan mutasi dalam sebuah organisasi pemerintahan, merupakan suatu keharusan. Dengan posisi jabatan yang telah mereka emban, kita tentunya berharap organisasi pemerintahan ini makin solid dan kuat,” harap Bupati Dadang Naser didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung, Wawan A. Ridwan, disela-sela kegiatan pelantikan yang berlangsung di Gedung Mohamad Toha Soreang, Jum’at (9/8/2019).

Ia menyebutkan, tahun 2018 lalu Kabupaten Bandung telah menorehkan kurang lebih 40 prestasi baik di tingkat nasional maupun provinsi.

Selain itu melalui tata kelola keuangan, juga telah tercipta hattrick 3 kali berturut-turut mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI).

BACA JUGA:

Pemkab Bandung Arahkan Nagreg Jadi Sentra Bisnis Jagung

 

Untuk meraih prestasi di masa mendatang lanjut Dadang Naser, tentunya memerlukan kesiapan dan komitmen bersama.

“Raihan opini WTP bukan berarti sempurna, evaluasi harus terus dilakukan dan komitmen harus kita kuatkan. Stabilitas tata kelola pemerintahan, terutama di bidang keuangan, diperlukan pengawasan melekat (waskat). Yang terpenting adalah waskat di dalam internal diri kita masing-masing. Jaga kredibilitas dan kualitas dalam pengelolaan keuangan,” imbuh Dadang Naser.

Terakhir ia berpesan, agar para pejabat yang baru dilantik terus meningkatkan kualitas kinerja, terutama dalam tugas pokok dan fungsi sebagai pelayan publik.

“Strategisnya sebuah jabatan adalah kita yang menentukan. Mutiara ditempatkan dimanapun akan tetap menjadi mutiara. Jadilah mutiara dimanapun saudara ditempatkan, tunjukkan kualitas diri dan layani masyarakat dengan hati,” pungkas Dadang. (Dian Aisyah/Bandungkita.id)

Editor: Dian Aisyah
Sumber: Humas Pemkab Bandung

 

Comment