Bandungkita.id, KBB – Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) menjadi tonggak untuk meningkatkan perekonimian setiap daerah. Bahkan UMKM pun menjadi andalan bagi ekonomi di Indonesia terutama saat pandemi Covid-19.
Hal itu pun yang melatarbelakangi Bagian Umum (Bagum) pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung Barat untuk melibatkan para pelaku UMKM dalam setiap kegiatan.
Menurut Kepala Bagum, Kemal Adiyaksa, para pelaku UMKM ini harus memiliki ruang untuk turut terlibat dalam berbagai kegiatan pemerintah, termasuk di KBB. Bahkan Kemal mengaku meminta timnya untuk melakukan pendataan dan survei kepada UMKM yang ada di KBB.
“Memang UMKM ini kan salah satu tonggak ekonomi. Kita melihat saat Covid-19 kemarin, peran UMKM sangat luarbiasa ditengah badai ekonomi. Dari situ kita berkesimpulan jika UMKM ini juga harus terlibat di kita,” kata Kemal kepada Bandungkita.id.
Salah satu bukti nyata keseriusan Bagum untuk merangkul para pelaku UMKM yaitu dengan cara pengadaan makanan dan minuman dalam berbagai kegiatan yang dilakukan Pemda KBB.
“Salah satunya itu, untuk catering makanan, kita beli dari warung-warung nasi, tempat makan yang ada di KBB. Karena kalau kita lihat juga, banyak usaha kuliner di KBB. Jadi kita rangkul mereka saja,” cetus Kemal.
Namun Kemal pun mengaku melakukan seleksi terutama kualitas dan menu makanan yang ditawarkan setiap pelaku UMKM kuliner. Sebab, Bagum memiliki tanggungjawab untuk memastikan makanan yang disajikan tersebut higienis dan layak dikonsumsi.
“Kita ada tim yang menyeleksi, mengecek makanan-makanan tersebut. Mulai dari gimana sih mereka mengolahnya. Karena kan kita tidak ingin ada sesuatu hal terjadi akibat dari makanan tersebut,” sahutnya.
Namu selama ini diakui Kemal, makanan yang dipesan Bagum dari para pelaku UMKM bisa dinikmati dan tidak terjadi kendala apapun. Bahkan Kemal mengaku pernah melibatkan berbagai para pelaku UMKM kuliner di KBB dalam satu kegiatan ketika harus menyiapkan nasi kota lebih dari seribu.
“Ada satu momen yang harus dibagi ke beberapa UMKM, karena pertama kita butuh cepat juga, yang kedua kita ingin melibatkan banyak UMKM juga, biar kebagian juga yang lainnya,” beber Kemal.
Disisi lain, Kemal pun menyarankan kepada timnya di Bagum untuk membeli berbagai makanan dari UMKM sebagai hidangan makan siang.
“Ya kita suka minta pesen ke warung nasi ini aja, menunya ini ini ini. Kan kita enggak cape juga harus muter nyari-nyari, karena biasanya dianterin. Nah mereka juga (UMKM) senang karena makanan mereka terpakai oleh kita sehari-hari juga,” ungkapnya. (Adv)





Comment