Waduh! 19 Siswa SD di Banjaran Diduga Keracunan Permen Kedaluwarsa

BandungKita.id, SOREANG – Sebanyak 19 siswa SD Negeri III Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung dilarikan ke Puskesmas Kiangroke akibat diduga keracunan setelah memakan permen kedaluwarsa, Kamis (29/8/2019). Belasan siswa SD itu mulai mengalami gejala keracunan sekitar pukul 08.00 WIB.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Grace Mediana mengatakan, kejadian dugaan keracunan permen kedaluwarsa itu terjadi pada pukul 07.00 WIB setelah belasan siswa itu membeli permen dari luar sekolah.

“Gejalanya mulai terlihat pada pukul 08 00 WIB saat anak-anak mengeluhkan pusing, sakit tenggorokan, mual dan muntah,” ujar Grace.

Menurut Grace, setelah itu sejumlah guru langsung melarikan belasan siswa SD itu ke Puskesmas Kiangroke untuk perawatan intensif atas instruksi kepala sekolah. Selama berada di Puskesmas, petugas kesehatan melakukan observasi kepada 19 siswa SD. Observasi sendiri dilakukan kurang lebih 2 jam untuk mengetahui penyebab gejala itu timbul.

BACA JUGA :

Luhut Klaim Kondisi Sungai Citarum Sudah Membaik

 

 

Dukungan DOB Bandung Timur Diungkapkan Bupati, Komisi A, Hingga DPD PAN

 

“Begitu ada keluhan, kepala sekolah langsung merujuk anak-anak ke puskesmas. Pihak sekolah bertindak cepat. Sehingga sekarang anak-anak sudah kembali pulih dan pulang ke rumah,” katanya.

Grace mengimbau agar orang tua lebih memperhatikan perilaku anak-anaknya agar tidak jajan sembarangan. Ia meminta agar para orang tua mengajarkan anak-anaknya memilah jajanan yang baik bagi kesehatan sekalugus mengajarkan untuk mengetahui tanggal kedaluwarsa pada jajajan kepada anak-anaknya.

“Para orang tua harus mulai aware soal ini. Kalaupun jajan, orang tua harus memperhatikan tanggal kedaluwarsa jajanan itu. Paling tidak mengajarkan untuk mengetahi tanggal kedaluwarsa di makanan,” katanya.(R Wisnu Saputra)

Editor : M Zezen Zainal M

Comment