Flyover Cimareme: Janji Lama yang Dihidupkan Kembali, Tapi Ke Mana Rp 11 Miliar Anggaran Pembebasan Lahan?


BANDUNG BARAT — Rencana pembangunan Jembatan Layang (Flyover) Cimareme di Kabupaten Bandung Barat kembali digaungkan setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan komitmennya untuk menuntaskan persoalan kemacetan di kawasan Padalarang, termasuk di pertigaan Cimareme yang dikenal sebagai titik macet kronis.

VIDEO PILIHAN

“Itu tadi kalau Cimareme kan akan dibangun jembatan layang,” ujar Dedi, Kamis (19/6/2025) saat menghadiri acara HUT KBB yang ke-18 di Ngamprah . Ia memastikan anggaran penataan kawasan, termasuk pembangunan flyover, telah dialokasikan Pemprov Jabar.

ARTIKEL TERKAIT

Namun di balik kabar menggembirakan ini, tersimpan catatan kelam: proyek ini sesungguhnya sudah dirancang sejak 2009 dan sempat disorot tajam karena mangkrak. BandungKita.id bahkan mencatat sejak 2019 bahwa proyek ini telah menghabiskan anggaran pembebasan lahan hingga miliaran rupiah tanpa kejelasan progres fisik di lapangan.

Yang mengejutkan, ternyata sejak 2011 Pemprov Jabar telah menggelontorkan dana Bantuan Gubernur (Bangub) sebesar Rp 11 miliar untuk pembebasan lahan. Namun sampai sekarang, rincian penggunaan dana itu masih gelap.

“Kita belum tahu jumlah luas keseluruhannya. Yang jelas saya sudah bebaskan 4 bidang,” ujar Ridwan, saat itu menjabat sebagai Kepala Bidang Binamarga Dinas PUPR KBB saat dihubungi BandungKita.id. Ia menjelaskan bahwa dana tersebut sudah habis: Rp 9 miliar digunakan pada 2016 dan sisanya Rp 2 miliar pada 2018.

ARTIKEL PILIHAN

Sayangnya, ia mengaku tidak mengetahui detail pembebasan lahan tahun 2016 karena bukan berada di bawah tanggung jawabnya saat itu.

Ketidakjelasan administrasi dan lemahnya pengawasan membuat publik bertanya-tanya: ke mana sebenarnya larinya anggaran yang sudah dikucurkan lebih dari satu dekade lalu?

Kini, dengan adanya komitmen baru dari Pemprov dan Gubernur Dedi, warga seperti dikutip radarl, Muhammad Baehaqi (20) berharap proyek ini akhirnya benar-benar dilaksanakan. “Alhamdulillah kalau memang sudah direncanakan, apalagi anggarannya telah disiapkan,” ujarnya.

VIDEO PILIHAN

Flyover sepanjang 700 meter itu diharapkan bisa menjadi solusi atas kemacetan di Cimareme–Padalarang, namun warga pun tampaknya enggan kembali terjebak dalam janji politik yang tak kunjung terealisasi. Yang mereka butuhkan kini bukan sekadar rencana, tetapi aksi nyata dan transparansi anggaran yang selama ini buram.

ARTIKEL PILIHAN

Sebagai informasi, anggaran Kemen PUPR, saat itu telah disiapkan dalam rangka rencana pembangunan tersebut, untuk pembebasannya dianggarkan dari APBD, dan diketahui dari APBD Prov Jabar, proses pembebasan dilakukan oleh Pemda KBB, namun anggaran tersebut sampai saat ini tidak jelas.

Simak penelusurannya di BandungKita.id

(Dhomz/BandungKita.id)


Comment