Bandung, BandungKita.id – Kota Bandung kembali menjadi panggung semangat olahraga dan kebersamaan lewat gelaran Lodaya Bhayangkara Run 2025, Sabtu pagi (2/8). Lebih dari 5.000 pelari dari berbagai penjuru Jawa Barat dan Jabodetabek memadati ruas-ruas utama kota, menjadikan ajang ini bukan sekadar lomba lari, melainkan perayaan kolektif atas gaya hidup sehat dan solidaritas sipil.
Start dimulai dari Jalan Merdeka, dengan rute yang menyusuri ikon-ikon urban Bandung: Jalan Jawa, Gudang Utara, Ahmad Yani, LL RE Martadinata (Riau), Aceh, Lombok, Citarum, Diponegoro, hingga Ir H Juanda (Dago), sebelum kembali finis di titik awal. Rute ini bukan hanya menantang secara fisik, tapi juga menyuguhkan lanskap kota yang merefleksikan dinamika Bandung sebagai kota kreatif dan historis.
Antusiasme peserta terlihat dari kaos merah-putih yang mendominasi, menciptakan lautan warna yang menyatu dengan semangat Bhayangkara. Tak hanya warga sipil, pelari nasional seperti Robi Sianturi dan Agus Prayogo turut ambil bagian, menambah daya tarik dan kredibilitas ajang ini.
Menurut panitia, Lodaya Bhayangkara Run bertujuan mempererat hubungan antara institusi keamanan dan masyarakat melalui pendekatan yang inklusif dan sehat. “Kami ingin menunjukkan bahwa Bhayangkara bukan hanya soal pengamanan, tapi juga soal kebugaran dan kebersamaan,” ujar salah satu penyelenggara.





Comment