oleh

VIRAL : Ditilang Polisi, Driver Ojek Online dan Emak-emak Ini Marah-marah ke Polisi

BandungKita.id, SERBA SERBI – Beragam reaksi ditunjukkan para pengendara di jalanan apabila ditilang polisi. Ada yang pasrah, tapi tak sedikit yang meluapkan emosi, bahkan mengamuk.

Seperti yang terjadi pada driver dan penumpang ojek online yang ditilang polisi di kawasan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat. Dalam video yang diunggah ke Youtube oleh akun Minar Napitupulu itu menunjukkan driver dan penumpang tersebut marah saat ditilang polisi.

Menurut keterangan video itu, seorang lelaki yang mengenakan jaket ojek online emosi akibat ditilang oleh Satlantas Polres Depok pada Kamis 29 November 2018 lalu.

Padahal pengemudi ojek online itu jelas-jelas melakukan pelanggaran. Ia dikabarkan ditilang karena masuk jalur cepat yang bukan untuk kendaraan roda dua.

Dalam video tersebut, sang driver mengaku telah mendapat pukulan dan bantingan dari petugas kepolisian.

“Ini bukan polisi. Ini bukan polisi semua. Tugas polisi mengayomi dan melindungi. Saya dibanting, saya dipukul. Ada videonya semua. Ini polisi gagal,” teriak lelaki itu setengah berteriak.

Tak hanya si pengemudi, seorang perempuan setengah baya atau emak-emak yang diketahui sebagai penumpang driver tersebut pun ikut memarahi petugas.

Dalam video ini juga terlihat teman sesama driver meminta pengemudi ojek online ini untuk tenang. Namun tetap saja emosinya tak terkendali.

Aksinya yang sempat membuat macet jalur jalan raya Margonda ini mendapat reaksi keras dari warganet. Banyak netizen yang mengecam sopir ojek itu karena salah tapi malah marah-marah.

“Lahhh lu ngapa tonggg….kalo lu berkendara dengan baik dan benar mentaati peraturan tidak akan ditilang…lagian juga di tilang apa susah nya….gw lebih baik di tilang kalau ada razia..kalau memang gw salah….ketimbang damai suap dan sebagai nya dahhh,” ujar akun Ramzi Ramadhan.

“Krisis moral. Etika ga ada. Gimana mau maju kalo udh salah masuk jalur cepet tapi merasa benar,” tulis akun Ari Maulana.(ZEN/BandungKita.id)

Komentar