oleh

Milangkala ke-12, Keluarga Mahasiswa Bandung Barat Siap Kritis Terhadap Pemerintahan Aa Umbara-Hengky

BandungKita.id, NGAMPRAH – Keluarga Mahasiswa Bandung Barat (Kembara) menggelar acara Milangkala ke-12, di Ballroom Kantor Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat, Senin (7/1/2019). Acara tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan.

Dalam sambutannya, Hengky berpesan kepada mahasiswa agar tetap memegang teguh idealismenya. “Anak muda identik dengan intelektual, ambisi dan idealisme. Idealisme ini harus tetap dijaga. Kalau salah, katakan salah, kalau benar, ya katakan benar,” ujar Hengky.

Hengky juga meminta agar mahasiswa tetap mengkritik pemerintah. Karena Pemkab Bandung Barat tidak anti terhadap kritik dan siap menerima masukan dari pihak mana pun.

Sementara itu, Ketua Kembara, Lutfi Wahidin mengatakan siap untuk tetap bersikap kritis terhadap program-program pemerintah.

“Sampai hari ini, kita (Kembara) masih tetap siap mengkritik pemerintah. Doakan saja Kembara ke depan bisa konsisten beriringan dan menyuarakan aspirasi-aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan Lutfi ada beberapa program yang mesti dikawal oleh para mahasiswa. Dia menilai pelayanan pendidikan dan pelayanan pencatatan kependudukan yang dilaksanakan Pemkab Bandung Barat, belum maksimal.

“Di Bandung Barat bagian selatan, pendidikan masih sulit terjangkau dengan berbagai alasan. Baik itu ekonomi ataupun kesadaran berpendidikan,” tuturnya.

Masalah pembuatan e-KTP, tambahnya, juga masih banyak PR dari alasan blanko kosong sampai banyaknya calo. “Jangan sampai ada lagi warga yang jauh-jauh datang ke Pemda untuk buat e-Ktp setelah datang tapi tidak membuahkan hasil, kan kasihan,” tegasnya.

Menurutnya, pembuatan e-Ktp melalui jalur belakang sudah menjadi rahasia umum. “Harusnya pemerintah mengambil tindakan tegas pada oknum-oknum yang jadi calo ini. Kita berharap calo-calo ini bisa dihilangkan karena jelas merugikan warga yang lama antri,” pungkasnya.***(BGS/BandungKita)

Komentar