oleh

Terkendala Tempat, Klinik Rehabilitasi Pecandu Narkoba di KBB Masih Belum Dibangun

BandungKita.id, NGAMPRAH – Terkendala tempat, klinik Pratama yang difungsikan untuk rehabilitasi para pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba masih belum dibangun.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung Barat, Sam Norati Martiana mengatakan klinik tersebut merupakan program wajib yang diinstruksikan oleh BNN Jawa Barat.

Menurutnya, dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, hanya KBB yang belum membangun klinik. Alasannya karena tempat yang belum tersedia.

“Kami sudah dari tahun kemarin terganjal, ruangan saja yang belum ada,” sebut Sam saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/5/2019).

Baca juga:

54 Rumah Rusak Akibat Longsor di Kecamatan Cililin

 

Meski belum mendapat kepastian tempat, dia menargetkan, Klinik Pratama bisa berdiri dan beroperasi tahun ini.

“Kita juga dikejar-kejar target. Mungkin kita bakal nyekat aja di sini (Gedung D Pemda Bandung Barat Lt 2) untuk jadi ruangan,” kata Sam.

Sam menuturkan, pihaknya kelak akan menggandeng Dinas Kesahatan (Dinkes) KBB dalam melakukan rehabilitasi bagi pasien di klinik Pratama.

“Disamping pengobatan, ada psikolog dan dokter juga untuk konsultasi. Karena orang yang pakai Narkotika memiliki masalah kejiwaan yang melatarbelakangi,” ujarnya.

Baca juga:

Waduh! Jelang Rotasi Mutasi, Hengky Kurniawan Cium Aroma Jual Beli Jabatan di Pemkab Bandung Barat

 

Klinik Pratama, kata Sam, tidak melayani rawat inap. Pihaknya hanya melayani rawat jalan. “Kalau menginap dirujuk ke Lido atau Rumah Palman yang berada di RSJ Cisarua,” tuturnya.

Dia berharap, hadirnya klinik rehabilitasi tersebut akan memudahkan pelayanan bagi pacandu dan korban penyalahgunaan narkoba. Sebab menurutnya, yang menjadi kendala pecandu atau korban, mereka enggan rehab karena kurang kesadaran dan akses yang sulit.

“Kita ingin hidupkan lagi zargon ‘Berantas Peredarannya, Selamatkan korbannya’. Bagi kami perlu tumbuhkan lagi kesadaran masyarakat agar anggota keluarga pecandu mau direhab,” pungkasnya.***(Bagus Fallensky/BandungKita.id)

Editor: Restu Sauqi

Komentar