oleh

UPT Kebersihan KBB Kekurangan SDM

BandungKita.id, PADALARANG – Sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung Barat masih mengalami keterlambatan pengangkutan sampah. Imbasnya, beberapa daerah sering mengalami penumpukan sampah.

Kondisi tersebut tak pelak mengundang keluhan beberapa masyarakat. Pasalnya, untuk bidang kebersihan dan iuran sampah mereka tak pernah alfa membayar retribusi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPT Kebersihan KBB, Rudi Huntadi mewajarkan keluhan tersebut. Sebab, menurutnya warga tidak mengetahui kondisi UPT Kebersihan yang minim sumber daya manusia.

“Jumlah tenaga kebersihan kita hanya 12 pekerja kebersihan. 4 orang di Lembang dan 8 orang di Padalarang,” ungkap Rudi kepada BandungKita.id di kantornya, Selasa (14/5/2019).

Baca juga:

Bulan Ramadan, Volume Sampah di Bandung Barat Meningkat

 

Rudi mengatakan, pihaknya masih sangat membutuhkan tenaga kerja kebersihan. Namun kebutuhannya tidak bisa dipenuhi dalam waktu dekat ini sebab anggaran yang terbatas.

“Bukannya enggak mau nambah lagi SDM. Karena keterbatasan anggaran, nanti kita menggajih mereka bagaimana?” sebutnya.

Menurut Rudi, sejumlah wilayah masih sangat membutuhkan tenaga kebersihan diantaranya daerah Cihampelas dan Cililin. Sebab, lanjutnya, perilaku membuang sampah sembarang di dua wilayah itu dinilai masih kurang tertib.

“Mungkin ada yang lagi diprioritaskan. Kita ikut saja perintah yang di atas,” tandas Rudi.***(Bagus Fallensky/BandungKita.id)

Editor: Restu Sauqi

Komentar