by

Warga Cikalong Wetan Keluhkan Kerusakan Dampak Proyek Kereta Cepat, Camat Minim Komentar

BandungKita.id, CIKALONG WETAN – Jalan rusak dampak kendaraan proyek pembangunan Kereta Cepat di Desa Rendeh, Kecamatan Cikalong Wetan tuai protes warga setempat.

Sepanjang pantauan BandungKita.id, kerusakan jalan cukup panjang dan bervariatif. Dari jalan bergelombang, aspal mengelupas hingga longsor di beberapa ruas jalan.

Agung (21), salah seorang warga Kampung Cisauheun Rt 4 Rw 13 Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong Wetan mengatakan, tidak jarang pengendara roda dua mengalami kecelakaan di ruas jalan di daerahnya.

“Ini kan jalannya menikung dan bergelombang. Kalau malam mah gelap. Sering banget di sini pemotor jatuh,” ungkapnya.

Dia menuturkan, dampak yang paling terasa menurutnya di siang hari. Kendaraan proyek yang melintas kerap menimbulkan debu yang lumayan mengganggu warga yang hendak beraktifitas.

BACA JUGA:

Antisipasi Lonjakan Harga, Disperindag Gelar Pasar Murah

 

BREAKING NEWS: Truk Proyek Kereta Cepat Makan Korban di Cikalong

 

“Panjang kerusakannya sekitar 4 sampai 5 kilometer. Melintasi Desa Cikalong dan sebagian Desa Rendeh,” ujar Agung.

Warga lainnya, Yayat (50) menyesalkan minimnya tindakan pemerintah terhadap dampak yang kini dialaminya.

“Padahal ini jalur alternatif mudik kang,” ujar Yayat.

Ditemui di tempat berbeda, Camat Cikalong Wetan Weda Widianto enggan berkomentar lebih terkait protes sejumlah warganya terhadap dampak pembangunan proyek tersebut.

“Memang ada keluhan warga. Mudah mudahan tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan warga,” singkatnya.***(Bagus Fallensky/BandungKita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment